Example floating
InternasionalRagamReligi

Anjuran Puasa 6 Hari Di Bulan Syawal

×

Anjuran Puasa 6 Hari Di Bulan Syawal

Sebarkan artikel ini

Faktual.Net. Setelah sebulan penuh kita berpuasa pada bulan Ramadhan, maka tiba waktunya 1 Syawal. 1 Syawal adalah hari Idul Fitri, hari kemenangan bagi orang-orang yang berhasil melalui bulan Ramadhan dengan ketaatan menjalankan ibadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala baik yang wajib maupun yang sunnah. Setelah Ied Mubarak pada 1 Syawal, kembali kita disunnahkan untuk berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian mengiringinya dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka ia seperti puasa satu tahun” (HR Muslim, dalam Ash Shiyam, Bab Istihbabish-Shaumi Sittati Ayyam Min Syawwal, 1164).

Syaikh Abdul Aziz Bin Baz, di dalam Majmu’ Fatawa Wal Maqalat Mutanawwi’ah (15\391) menyatakan, puasa enam hari di bulan Syawal memiliki dasar dari Rasulullah. Pelaksanaannya, boleh dengan berurutan ataupun terpisah-pisah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menyebutkan pelaksanaannya secara mutlak, dan tidak menyebutkan caranya dilakukan dengan berurutan atau terpisah.

29 atau 30 hari bulan Syawal adalah waktu yang panjang. Puasa 6 hari tersebut boleh kita lakukan 6 hari berturut-turut atau 6 hari secara terpisah. Semuanya kita kembalikan kepada kesanggupan kita masing-masing.

Wallahu ta’ala a’lam bish showab.

Sumber : Markas Dakwah Ar Risalah Kendari

Tanggapi Berita Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *