Example floating
Example floating
BeritaDaerahKesehatan

Tiga Warga Tikep Reaktif Covid-19

×

Tiga Warga Tikep Reaktif Covid-19

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual. Net, Tidore. Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan melalui Tim Covid-19 setelah melakukan pemeriksaan terhadap warga masyarakat Tidore yang baru pulang dari luar daerah yang terjangkit virus corona dan berjumlah sebanyak 46 orang. Ditemukan sebanyak tiga orang warga masyarakat Tidore yang reaktif terhadap Covid-19.

Menurut juru bicara Tim Penanganan Covid-19 Kota Tidore Kepulauan Saiful Salim kepada media ini mengatakan bahwa riwayat perjalanan tiga warga tersebut bermula dari Kota Bandung, mereka kembali ke Tidore melalui jalan darat ke surabaya kemudian menaiki kapal laut ke ternate, dan pada hari minggu ke tiga warga tersebut kemudian tiba di Tidore.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dan setelah mereka sampai di Tidore, ke tiga warga itu kemudian dilakukan karantina mandiri di tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah daerah Kota Tikep yakni di SKB Kelurahan Tomagoba Kecamatan Tidore.

“Dari hasil rapidtest terhadap ke tiga orang ini memang reaktif, namun hasil ini belum bisa dijadikan sebagai dasar untuk mendiagnosa corona, sehingga kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Rumah Sakit Chasan Boesari, melalui dokter spesialis paru pak Handoko dan beliau menganjurkan untuk ke tiga orang ini melakukan tes lanjutan sweb untuk memastikan Covid-19, karena rapittest hanya menunjukan reaktif antibody terhadap virus,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aktivis Samata Soroti Sikap Bungkam Kadisbud Takalar Terkait Rekanan Buku

Untuk itu, pada pukul satu siang kemarin, Tim Covid-19 Kota Tidore kepulauan kemudian merujuk ke tiga warga Tidore ini ke RS. Chasan Boesari melalui jalur laut pelabuhan kesultanan Tidore. dan untuk saat ini ke tiga warga Tidore kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP) itu telah berada di RS. Chasan Boesari sambil menunggu proses pemeriksaan sweb atau pengambilan cairan ditenggorokan atau glukosa mulut dan hidung.

“Rapitest ini sebagai penyaring screning awal, dia belum bisa dinyatakan positif corona,” tandasnya.

 

Reporter : Aswan Samsudin

 

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit