Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Kelompok Cipayung Tolak Kenaikan Harga BBM, Wali Kota Kendari Minta Pemerintah Pusat Dengarkan Jeritan Rakyat

×

Kelompok Cipayung Tolak Kenaikan Harga BBM, Wali Kota Kendari Minta Pemerintah Pusat Dengarkan Jeritan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Mahasiswa Kendari Demonstrasi Tolak Kenaikan Harga BBM.

Faktual.Net Kendari, Sultra – Kelompok cipayung Kota Kendari, gelar demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Rujab Walikota Kendari, Kamis (08/09/2022).

Front yang tergabung dalam rakyat Sultra menggugat negara, yakni Kelompok Cipayung Kota Kendari, HMI, PMII, GMNI, LMND, HMI MPO, dan IMM.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam orasinya massa meminta pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan untuk menaikan harga BBM yang dinilai memberatkan warga.

Mahasiswa sempat membakar ban bekas di bundaran Tank Andonuhu Kota Kendari, yang dikawal lansung oleh aparat keamanan dan melanjutkan aksi ke Rujab Wali Kota Kendari.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain menemui pendemo, untuk melakukan audiensi tentang penolakan kenaikan BBM untuk dibawa ke pemerintah pusat.

“Saya atas nama pemerintah Kota Kendari, bersama seluruh teman-teman mahasiswa yang tergabung dalam kelompok cipayung plus Kota Kendari, menyampaikan aspirasi seluruh masyarakat akibat dampak dari kenaikan BBM,” ucap Wali Kota Kendari.

Gerakan mahasiswa menolak kenaikan BBM. Menurutnya, mahasiswa merupakan harapan rakyat menyuarakan protes dan tuntutan publik terkait kenaikan BBM.

“Kami sampaikan pada pemerintah pusat untuk membatalkan harga BBM dan mohon untuk segera mendengarkan apa yang menjadi jeritan masyarakat khususnya kami di Kota Kendari,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kendari mencoba berusaha melakukan komunikasi dan koordinasi bagaimana pemerintah pusat bisa mendengarkan suara masyarakat dan mahasiswa.

Baca Juga :  Tanpa Jeda! Usai Gelar Simulasi Kebakaran di RSUD H. Andi Depu, Damkar Polman Langsung Terjun Cari Korban Tenggelam di Sungai Maloso

“Mudah-mudahan ini menjadi perhatian dan kemudian segera diambil kebijakan yang bisa memenuhi harapan seluruh masyarakat khususnya masyarakat kelas bawah,” harap Walikota Kendari.

Ketgam: Kelompok Cipayung Kota Kendari saat hearing bersama Wali Kota Kenadari.

Sementara itu, kelompok cipayung beraudiensi dengan Wali Kota Kendari merupakan langkah konkrit dari kelompok Cipayug untuk terus melakukan konsolidasi dan menghimpun semua kekuasaan bahwa, ternyata semua elemen pemerintahan di Sultra dan Kota Kendari itu menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Kami harapkan bisa menjadi perhatian pemerintah pusat dengan pertimbangan bahwa di berbagai daerah ada penolakan bukan hanya dari mahasiswa dan kelompok-kelompok masyarakat kelas ekonomi kebawah tapi juga atensi dan pernyataan-pernyataan dari pemerintah yang menolak kenaikan harga BBM ini bisa menjadi penguatan buat pemerintah pusat untuk mengkaji ulang kebijakannya,” Harap Muhammad Alamsyah Ketua Cabang PMII Kota Kendari.

Ketua-Ketua Kelompok Cipayung berharap dengan desakan rakyat kepada pemerintah pusat untuk menurukan harga BBM dan memepertimbangkan ulang kebijakan tersebut.

“Karena ini, kami yakin bahwa konsolidasi soal kenaikan harga BBM bersubsidi akan terus berlanjut dan bahkan akan memancing animo gerakan mahasiswa dan masyarakat. Karena memang dampak dari kenaikan BBM ini sangat kami rasakan terutama kelompok-kelompok Mahasiswa dan kelompok masyarakat miskin kota,” pungkasnya.

Penulis: Kariadi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit