Example floating
Headline

KH Ma’ruf Amin ” Nahnu Muslimun Wa Nahnu Indunisiyyiun”

×

KH Ma’ruf Amin ” Nahnu Muslimun Wa Nahnu Indunisiyyiun”

Sebarkan artikel ini

Faktual.Net, Bangka Belitung. Nahnu muslimuun wa nahnu Indunisiyyun (kami seorang muslim dan kami masyarakat Indonesia). Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), KH. Ma’ruf Amin pada acara silaturahmi yang dihadiri oleh para Rektor Perguruan Tinggi, ulama dari MUI, ormas Islam, utusan dari Pondok Pesantren bertempat di rumah dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu sore, 26/2/2020. Kegiatan silturahmi tersebut merupakan rangkaian dari acara Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke VII di Bangka Belitung.

KH. Ma’ruf Amin mengatakan bahwa gerakan keumatan jangan dikesankan seperti sedang berperang, berhadap-hadapan dengan musuh, apalagi jika diiringi dengan doa-doa perang. Kongres ini, jelasnya punya tujuan mulia dan peran strategis dalam rangka mencari makharij wathaniyah (solusi kebangsaan) dan makharij Islamiyah (solusi keislaman).

“Peran kita bukan merebut kekuasaan, tetapi bagaimana dapat memperbesar partisipasi. Sehingga peran itu akan diberikan kepada kita secara sukarela,” tuturnya.

Wapres dari Jokowi tersebut juga berharap agar kedepannya Indonesia menjadi Produsen Halal terbesar dunia bukan hanya konsumen halal terbesar dunia. Industri Halal Indonesia belum masuk 10 rangking terbesar dunia padahal Indonesia adalah negara muslim. Brasilia dan Australia yang notabene bukan negara muslim sudah masuk rangking industri halal terbesar dunia. Baik dalam produk makanan, Industri Keuangan Halal, Pasar Modal, Asuransi, Sukuk Social Fund, wakaf Sukuk.

Baca Juga :  Pasca Lakukan Aksi, Satu Diantara Kontraktor Dapat Proyek Dari Kasudin PRKP Jakut

“Pemberdayaan ekonomi masyarakat Indonesia sangat diperlukan sehingga masyarakat menjadi kuat dan dibangun dari bawah salah satunya melalui IMBAS inkubasi dan pemberdayaan masyarakat. Indonesia adalah negara yang terbentuk karena kesepakatan. Kesejahteraan bangsa adalah juga termasuk kesejahteraan umat Islam karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam”, ujarnya.

Kyai Ma’ruf Amin Wapres RI juga menyatakan bersama Fakhrul Razi Menteri Agama RI, Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri RI, Retno Marsudi Menteri Luar Negeri RI akan bersinergi mengadakan Pertemuan di Indonesia dengan mengundang semua Tokoh-tokoh Agama seluruh dunia yaitu dari unsur Islam, Buddha, Kristen, Katholik, Khonghucu, Hindu, Yahudi sehingga tidak ada Intoleran dan tidak Islam Phobia.

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7 yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini digelar mulai tanggal 26-29 Februari. Dihadiri 1000 peserta dari kalangan ulama MUI, Ormas Islam, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag), Rektor Perguruan Tinggi, dan pondok pesantren, perwakilan dari negara sahabat, wartawan media cetak, online nasional.

Reporter : Lili Judiarti

Tanggapi Berita Ini
Kerangka tower diatas rumah warga anggota lmk Kelurahan Sukapura
Headline

Warga RT 005 RW 006 Kelurahan Sukapura Kecamatan Cilincing menginformasikan kepada media online faktual.net, bersedia menyediakan anggaran operasional bagi Pemerintah dalam hal ini CKTRP untuk bongkar tuntas tower yang berdiri di atas rumah warga yang disinyalir anggota Lmk Kelurahan di Jalan Puyuh

Kejaksaan Bidik Dugaan Korupsi Dana Kas Pos Malino, Kerugian Capai Rp360 Juta
Headline

Cabjari Gowa di Malino Tetapkan Branch Manager KCP Pos Malino sebagai Tersangka

Dugaan Korupsi Dana Kas Rp360 Juta
Dana Kas Rp360 Juta Raib, Branch Manager KCP Pos Malino Jadi Tersangka

Cabjari Gowa Tahan Branch Manager KCP Pos Malino, Dugaan Penggelapan Rp360 Juta

Kas KCP Pos Malino Diduga Digel