Faktual. Net, Kendari, Sultra. JAS MERAH, Jangan Sekali-Kali Meninggalkan Sejarah. Ini adalah kutipan kalimat yang sangat populer dikutip dari perkataan Presiden Republik Indonesia Pertama, Ir. Soekarno atau lebih dikenal dengan nama Bung Karno dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966.
Berbicara tentang Indonesia, negara ini lahir dari sejarah yang sangat panjang, dari berbentuk kerajaan-kerajaan yang berujung pada final sebuah negara yang berbentuk Republik dan bernama Indonesia.
Pertanyaan yang muncul didalam benak kita, mengapa negara ini bernama Indonesia? Siapa yang menamakannya? Itu semua akan terjawab dalam artikel singkat ini.
Nama Indonesia pertama kali ditemukan oleh James Richardson Logan dan George Samuel Windson Earl. Dalam tulisannya yang berjudul “Journal Of The Indian Archipelago and Eastern Asia (Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur)” volume IV tahun 1850, Earl mengusulkan nama Indonesia pada seluruh wilayah yang pernah dijajah oleh Belanda ini.
Sebelum kedua tokoh ini memilih nama Indonesia, mereka punya dua ide nama yakni Malayunesia oleh George Samuel Windson Earl dan Indunesia oleh James Richardson Logan.
Menurut Earl, Malayunesia lebih cocok untuk nama negara kita karena dihuni banyak ras melayu. Namun berbeda dengan pandangan Logan. Ia justru lebih suka dengan nama Indunesia karena secara tata bahasa dan aspek georgrafisnya lebih dekat dengan Indian Island.
Kata Indunesia sendiri berasal dari bahasa latin yakni Indu dan Nesioi. Indu asal kata Indus yang artinya Hindia. Nesioi merupakan bentuk jamak dari Nesos yang berarti pulau-pulau.
Dalam perkembangannya, huruf “u” dalam nama Indunesia kemudian diganti menjadi huruf “o” sehingga namanya menjadi Indonesia seperti sekarang ini. Logan mengganti huruf “u” menjadi huruf “o” agar pengucapannya lebih baik.
Sejak saat itu Logan secara resmi menggunakan nama Indonesia pada tulisan-tulisan ilmiahnya. Pada tahun 1884 nama Indonesia dipopulerkan oleh Adolf Bastian. Ia adalah seorang dokter sekaligus guru besar etnologi di Universitas Berlin. Dialah yang mempopulerkan nama Indonesia ke seluruh dunia melalui buku yang ditulisnya berjudul “Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel (Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu)”.
Orang Indonesia pertama yang menggunakan nama Indonesia adalah Suwardi Suryaningrat atau lebih di kenal dengan nama Ki Hajar Dewantara. Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 Ia mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Perbureau.
Pada tahun 1928 kongres pemuda yang diadakan di Jakarta atau yang kita kenal sebagai peristiwa Sumpah Pemuda, pemuda-pemudi saat itu sepakat untuk menggunakan nama Indonesia dalam hubungan persatuan bangsa. Akhirnya nama Indonesia secara resmi di kukuhkan sebagai nama negara kita pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Itulah sekilas sejarah singkat sehingga negara yang kita diami ini bernama Indonesia, dan siapa saja tokoh-tokoh yang telah menamakannya.
Dihimpun Dari Berbagai Sumber
















