Example floating
Example floating
Metropolitan

Desak Copot Sekda DKI, Pemuda & Mahasiswa Galang Tanda Tangan Di CFD

×

Desak Copot Sekda DKI, Pemuda & Mahasiswa Galang Tanda Tangan Di CFD

Sebarkan artikel ini
Pemuda & Mahasiswa Saat Galang Tanda Tangan Untuk Pencopotan Sekda DKI Pada Ahad 14/7/2019 Di CFD Bundaran Hotel Indonesia.
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta. Polemik jual beli jabatan di lingkungan pemerintahan provinsi DKI Jakarta berujung panjang, pasalnya pada Ahad, 14/7/2019, sekelompok pemuda dan mahasiswa menggalang tanda tangan di Car Free Day bundaran Hotel Indonesia Jakarta.

Fikrie Firdauzi selaku ketua wilayah Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (Perisai) DKI Jakarta merasa geram atas tingkah laku Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, yang melakukan KKN.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Kami tidak akan berhenti sampai gubernur DKI Jakarta mencopot sekda DKI Jakarta bapak Saefullah, Senin besok kami akan demo balai kota dan serahkan tanda tangan petisi pencopotan sekda DKI Jakarta “ujar Fikri di Bundaran HI.

Salah seorang masyarakat DKI Jakarta yang ikut menandatangani petisi pencopotan Saefullah, Bintang Wahyu Saputra menuturkan sangat setuju dengan apa yang digaungkan oleh penyelenggara petisi di bundaran HI.

“Aye anak Betawi dari Matraman luar Jakarta pusat, merasa malu dengan ape yang dilakukan oleh bang Saefullah. Jika benar seperti yang diisukan ane minta Abang mundur dah jangan buat malu Betawi,” tegas Bintang.

Baca Juga :  Pembukaan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Resort Ancol Podomoro Jakarta Utara

Bintang yang juga ketua relawan pemuda Agus Sylvi pada Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu, menyarankan Anis Baswedan untuk segera melakukan pergantian sekda demi pembangunan Jakarta yang lebih baik.

“Ya jujur aje dah, ane merasa harus ikut dalam mengawasi jalannya pemerintahan daerah di bawah pimpinan bang Anis , karena sewaktu Pilgub putaran pertama selesai ane dan kawan kawan memberikan dukungan dan pilihan untuk bang Anis. Jadi kami minta bang Anis harus mendengarkan suara warga Jakarta,” tambah Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) ini.

Sementara itu, salah seorang anak rantau di kota Jakarta, Dede, mengatakan polemik pemilihan kepala dinas yang tidak sesuai dengan hasil seleksi menjadi preseden buruk bagi birokrasi di daerah.

“Jangan sampai apa yang dilakukan oleh Sekda DKI menimbulkan efek domino untuk daerah. Padahal, sebagai daerah khusus ibukota sudah seharusnya DKI Jakarta memberikan contoh yang baik terhadap daerah lain,” tutup Dede yang berasal dari Sumatera Barat ini.


Red/Aco RI

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit