Example floating
Example floating
BeritaEdukasiHeadlineMetropolitanNasional

Pembukaan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Resort Ancol Podomoro Jakarta Utara

×

Pembukaan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Resort Ancol Podomoro Jakarta Utara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Jakarta- HKBP Resort Ancol Podomoro menggelar Pembukaan Parhehehon Sekolah Minggu yang berlangsung pada Ibadah Minggu Pentakoste 1 (24/5/2026).Acara Ibadah berlangsung di Gedung Gereja HKBP Resort Ancol Podomoro Jakarta Utara dimulai pukul 10.00 WIB.Anak-anak sekolah minggu hadir dengan didampingi orang tuannya menggunakan atribut ulos.

Rangkaian acara diawali dengan ibadah bersama yang dilayani liturgis St.R.br.Sipahutar, Khotbah oleh Pdt.Henry Juara Manalu, Sth (Pendeta HKBP Resort Ancol Podomoro).Dan Ayat Khotbah dikutip dari 1Korintus 12:3-11.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Pendeta Juvri menjelaskan, Pentakosta memperingati peristiwa turunnya Roh Kudus atas para murid Jesus.Dan dirayakan tepat 50 hari setelah Jesus Bangkit dari orang-orang mati.

“Di perjanjian lama, Pentakosta adalah perayaan panen raya (pesta gotilon bahasa Batak), dan di perjanjian baru setelah Yesus naik ke Surga, para murid berkumpul dalam ketakutan. Sesuai dengan janji Yesus, Roh Kudus turun ke atas mereka,” Ucap Pendeta Juvri.

Baca Juga :  Persiapan Sudin KPKP Jakut Maksimal Hewan Untuk Qurban Sehat

Lanjutannya, Roh Kudus memberikan karunia (seperti keberanian dan kemampuan berbahasa) yang memampukan para murid menjadi saksi Kristus di seluruh dunia.Dan kiranya agar Pengikut Kristus dan Generasi anak-anak sekolah minggu dapat mengikuti Jejak ajaran Jesus Kristus.

“Roh Allah memampukan keberanian untuk mengungkapkan kebenaran, dan mengajak anak sekolah minggu untuk berani mengajak orangtuanya beribadah” Katanya.

Pendeta Juvri menekankan, setiap orang punya bagian yang unik mendapatkan Karunia, dan menerima karunia sebagai panggilan bukan kebetulan.Roh Kudus tidak pernah salah membagikan Karunia

“Kita tidak dipanggil untuk menjadi orang lain, tetapi setia untuk menjadi diri sendiri dalam Tuhan, berhenti memaksa menjadi orang lain,” Pungkasnya. (Zul)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit