Faktual.Net, Kendari, Sultra – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara, Drs H Asrun Lio MHum PhD, secara resmi membuka Sidang Paripurna Daerah Pramuka Penegak dan Pandega Sulawesi Tenggara (Sidparda Sultra) Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (24/4/2026).
Dalam sambutannya, Asrun Lio mengatakan bahwa Sidparda merupakan momentum strategis untuk merefleksikan arah pembinaan generasi muda di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan berbasis digital.
“Sidparda bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi menjadi laboratorium kepemimpinan bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk melahirkan gagasan-gagasan inovatif demi kemajuan organisasi dan pembangunan karakter generasi muda,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Kerja Daerah (DKD) Sulawesi Tenggara beserta sangga kerja yang telah mempersiapkan forum tersebut dengan baik.
Lebih lanjut, Asrun Lio menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Pramuka agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan terbukanya akses informasi lintas batas.
“Gerakan Pramuka harus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan SDM unggul, berintegritas, dan memiliki daya saing internasional,” tuturnya.
Ia juga mendorong Dewan Kerja, baik di tingkat daerah maupun cabang, untuk merancang program kerja yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, tidak hanya bersifat seremonial. Program tersebut diharapkan mencakup penguatan keterampilan kewirausahaan, literasi digital, serta penguasaan bahasa asing.
Selain itu, sinergi antara Dewan Kerja dan Kwartir dinilai menjadi kunci dalam mendorong inovasi dan pengembangan organisasi. Kwarda Sulawesi Tenggara, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung ruang kreatif kaum muda sepanjang memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas generasi penerus.
Dalam kesempatan tersebut, peserta Sidparda juga diimbau untuk memanfaatkan forum sebagai sarana memperluas jejaring serta memperkuat semangat persaudaraan. Perbedaan pendapat dalam persidangan diharapkan tetap dilandasi nilai-nilai demokrasi yang santun, cerdas, dan bermartabat.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Ketua Kwarda Sultra secara resmi membuka Sidang Paripurna Pramuka Penegak dan Pandega Sulawesi Tenggara Tahun 2026.
Sidparda Sultra diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang mampu mendorong kemajuan Gerakan Pramuka serta berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Salam Pramuka. (Red)
















