Example floating
Example floating
Daerah

Pasca Relokasi, Wawali : Pedagang Harus Bersatu Untuk Bangun Tidore

×

Pasca Relokasi, Wawali : Pedagang Harus Bersatu Untuk Bangun Tidore

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual. Net, Tidore. Setelah dilakukannya relokasi pedagang dari Pasar Goto ke Pasar Rakyat Gosalaha yang berdekatan dengan Pasar Sarimalaha kelurahan Indonesiana Kecamatan Tidore, Mendapat perhatian tersendiri dari Wakil Walikota Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen.

Wawali menegaskan jika dalam pembagian tempat harus benar-benar adil sesuai dengan hak pedagang yang akan menempati tempat jualan yang disediakan oleh Pemerintah. tidak boleh ada pedagang yang monopoli tempat jualan sehingga pedagang lainnya tidak kebagian tempat. sebab hadirnya pemerintah ditengah-tengah masyarakat tujuannya adalah mensejahterakan rakyat.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Saya tegaskan kepada Disperindagkop dan petugas pasar di lapangan agar bisa menjalankan tugas sesuai perintah, jadi pembagian tempat kepada pedagang itu jangan sampai terjadi monopoli, untuk itu dalam pembagiannya harus adil. jangan karena adanya kedekatan dengan Walikota atau Wakil Walikota kemudian mereka diprioritaskan sementara yang asli pedagang diabaikan,” tandasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/7/19).

Lebih lanjut, Wawali juga menitikberatkan harapannya pada semangat persatuan, sehingga ia menghimbau kepada masyarakat khusunya pedagang tidak boleh saling membedakan antara suku. karena semua pedagang, darimana asalnya memiliki hak yang sama untuk membangun Tidore.

Baca Juga :  Lurah Je'nebatu Buka Pengajuan Sidang Isbat Nikah untuk Warga yang Belum Memiliki Buku Nikah

“Saya tidak ingin mendengar ada bahasa yang keluar tentang perbedaan suku seperti pedagang Tidore dan pedagang di luar tidore, sebab Tidore ini jika mau maju siapa saja mendapatkan hak yang sama dimata pemerintah, yang terpenting dia berasal dari Indonesia, bukan dari negara luar,” pungkasnya.

Untuk itu, pasca dilakukannya relokasi pedagang ini tentu memunculkan ketidakpuasan terhadap pedagang, namun Wawali berharap apapun bentuk ketidakpuasan yang dialami, dapat disampaikan secara langsung ke Pemerintah agar dapat ditindaklanjuti, tanpa harus terprovokasi dengan pihak-pihak tertentu. sebab saling mengingatkan adalah bagian dari warisan leluhur yang harus dipertahankan.

“Saya dengan pak wali selalu membuka diri, dan pintu ruang kerja kami akan terbuka lebar untuk semua elemen yang merasa ada yang salah dengan kebijakan pemerintah, karena tanggungjawab membangun daerah ini tidak hanya diletakkan pada pemerintah, melainkan semua elemen masyarakat juga bertanggungjawab atas kemajuan daerah ini,” tuturnya.

Reporter : Aswan Samsudin

Tanggapi Berita Ini
Example 468x60