Example floating
Example floating
Headline

Warga Gereja dan Masyarakat Satukan Visi dalam Program Makan Bergizi Gratis

×

Warga Gereja dan Masyarakat Satukan Visi dalam Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net – Jakarta Pusat, DKI Jakarta – Senin / 30 September 2025 – Aula Graha Bethel Indonesia (GBI) Cempaka Putih menjadi saksi bisu dari sebuah gerakan monumental. Ratusan warga gereja dan masyarakat umum tumpah ruah, menyatukan visi dalam sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebuah inisiatif revolusioner yang digagas oleh Yayasan Indonesia Berdoa Sinergi.


Acara ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Kehadiran Dr. Ir. Tigor Pangaribuan (Deputi Sistem dan Tata Kelola MBG), Darwin Darmawan (Sekjen PGI), Erles Rareral, S.H., M.H. (Advokat), Yohanes Handoyo Budhisedjati, S.H., CCP (Ketua FORMAS), dan Cecilia T.A. Sianawati, S.H. (Ketua Umum Yayasan Indonesia Berdoa Sinergi), mengirimkan pesan yang jelas: ini adalah gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen bangsa!

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dr. Tigor Pangaribuan dengan lantang menyatakan bahwa MBG bukan hanya program sosial, melainkan investasi strategis untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. SPPG hadir sebagai lokomotif ekonomi, membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam penyediaan makanan bergizi.

Darwin Darmawan, Sekjen PGI, membakar semangat hadirin dengan seruan untuk menjadikan gereja sebagai agen perubahan. “Kontribusi warga gereja dalam MBG adalah bukti nyata bahwa pelayanan sosial adalah wujud cinta tanah air yang sesungguhnya!” tegasnya.

Erles Rareral, S.H., M.H., mengingatkan bahwa kesuksesan MBG bergantung pada tata kelola yang transparan dan akuntabel. “Dukungan warga gereja akan semakin optimal jika program ini dijalankan dengan profesionalisme dan integritas tinggi,” ujarnya.


Pelaksanaan MBG dan SPPG berlandaskan pada regulasi yang kokoh, mulai dari UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan hingga Peraturan Menteri Kesehatan terkait standar gizi anak. Erles Rareral menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan agar program ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kisruh Panas di Masjid Limbung: Proses Pemilihan Diprotes Keras, Diduga Langgar Hukum dan Asas Keadilan!

Dengan alokasi anggaran mencapai Rp335 triliun dari APBN 2026, MBG menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. SPPG membuka pintu bagi warga gereja dan masyarakat untuk mengelola dapur sehat secara profesional, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan.

Seorang pendeta yang hadir dalam sosialisasi mengungkapkan antusiasmenya. “Ini adalah kesempatan luar biasa untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang layak sekaligus berkontribusi pada program pemerintah,” katanya dengan semangat.

Acara ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan aktif masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Cecilia T.A. Sianawati, S.H., mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. “Partisipasi masyarakat di MBG adalah wujud iman dan nasionalisme yang diterjemahkan menjadi pelayanan sosial, pendidikan, dan ekonomi,” tegasnya.

Kegiatan di moderatori Martin Hutabarat Wakil Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI dan MC: Dr. Antonius Natan, Ketua PEWARNA Indonesia.

Tampak hadir dalam acara tersebut Sekum PGI Pdt Darwin Dharmawan, yang memberikan sambutan pembukaan dan doa.

Ada juga Ketua PGLII Pdt. Prof. Dr. Irwan Wijaja dengan Jemaat beliau yang lakukan presentasi success story Dapur MBG di Kepri.

Hadir Pdt Jason Balompapueng Ketum PGPI dan Eliver Rajaguguk, tampak beberapa ketua sinode hadir dari berbagai gereja, terlihat juga mantan Kapolda Kalbar Irjen Pol (purn) Erwin Tobing beserta ibu yang juga sudah mengelola Dapur Gizi Kemala Bhayangkari.

Dengan membuka pintu bagi seluruh warga, MBG dan SPPG menjadi program nasional yang inklusif, adil, dan memberikan peluang nyata bagi masyarakat untuk berperan aktif membangun bangsa. Inilah saatnya untuk bergerak bersama, menciptakan Indonesia yang sehat, cerdas, dan sejahtera!

Reporter: Johan Sopaheluwakan

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit