Oleh: Johan Sopaheluwakan, S.Pd., C.EJ., C.BJ., CLA-D
Faktual.net – Jakarta Barat, DKI Jakarta – Hari Minggu 29 Maret 2026 kemarin kita merayakan Hari Raya Palm atau Minggu Palma, yang adalah hari raya Kristen yang diperingati tepat satu minggu sebelum Paskah, menandai awal dari Pekan Suci, rangkaian hari paling sakral dalam kalender gerejawi untuk mengenang sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.
Sejarah dan Peristiwa Alkitabiah
Perayaan ini berdasarkan peristiwa masuknya Yesus ke Yerusalem yang dicatat dalam empat Injil Kanonik (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes). Yesus berkendara dari Bukit Zaitun menuju kota suci, Yerusalem menggunakan seekor keledai muda, sebuah pilihan yang menunjukkan kerendahan hati dan kedatangan dalam damai, berbeda dengan raja duniawi yang biasanya menunggangi kuda perang.
Penduduk Yerusalem menyambutnya dengan membentangkan jubah dan memotong ranting palem, serta berseru “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan”, mengakui Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan sebagaimana tercantum dalam Mazmur 118.
Simbolisme
Daun Palem: Melambangkan kemenangan, penghormatan, dan harapan. Warna hijau pada daun juga melambangkan pertumbuhan, musim semi, amal, dan pembersihan dari dosa. Di beberapa negara, daun palem digunakan sebagai hiasan gereja dan dibawa pulang oleh jemaat sebagai tanda iman dan perlindungan.
Keledai: Menunjukkan sifat rendah hati Yesus dan bahwa kerajaan-Nya bersifat spiritual, bukan politik atau nasionalistik.
Paradoks Liturgi: Perayaan ini menggabungkan sukacita seruan “Hosana” dengan pembacaan kisah sengsara Yesus, mengingatkan akan perjalanan dari kemenangan ke penderitaan yang kemudian berujung pada kebangkitan.
Makna Menjelang Paskah
Hari Raya Palm menjadi transisi dari masa Prapaskah menuju inti peringatan iman Kristen. Ia mengajarkan umat tentang pentingnya sikap rendah hati, pelayanan kepada sesama, pengakuan akan kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, serta harapan akan pembebasan dan masa depan yang lebih baik.
Selain itu, perayaan ini juga mengingatkan akan kesetiaan dan kesediaan untuk mengikuti jejak Yesus, bahkan dalam menghadapi kesulitan.
Tradisi Perayaan di Berbagai Negara
Indonesia
Di banyak gereja Kristen di Indonesia, baik Katolik maupun Protestan, jemaat berkumpul di luar gereja sebelum ibadah utama untuk melakukan arak-arakan pemujaan membawa ranting palem atau daun palem yang telah disiapkan.
Beberapa gereja juga menggunakan daun lontar atau daun kelapa sebagai pengganti jika palem sulit didapat.
Selama ibadah, dilakukan pembacaan Injil tentang kedatangan Yesus ke Yerusalem dan seringkali ada drama kecil atau presentasi visual untuk memperlihatkan peristiwa tersebut.
Setelah ibadah, sebagian jemaat menyimpan ranting palem di rumah sebagai simbol iman hingga Hari Paskah.
Italia
Di kota Yerusalem Kuno (Italia), terdapat tradisi “Konvoi Kuda” di mana seorang aktor yang memerankan Yesus menunggang kuda keledai melalui jalan-jalan kota yang dihiasi dengan bunga dan daun palem.
Di Roma, Paus Katolik melakukan ibadah di Katedral St. Petrus, kemudian memimpin arak-arakan ke Gereja St. John Lateran dengan membawa palem yang telah diberkati.
Filipina
Masyarakat Kristen di Filipina melakukan “Salubong” mini pada Minggu Palma, di mana patung Yesus yang menunggang keledai ditemui oleh kelompok jemaat yang membawa patung Bunda Maria.
Di beberapa daerah, ada tradisi membuat “palaspas” (ranting palem yang dianyam menjadi berbagai bentuk seperti salib atau bunga) yang dibawa selama ibadah dan diberkati oleh pendeta.
Tradisi di Berbagai Denominasi
Gereja Katolik Roma
Ibadah dimulai dengan prosesi luar ruangan yang dipimpin oleh pastor yang membawa paten (alat ibadah) dengan gambar Yesus atau patung Yesus yang menunggang keledai.
Setiap jemaat menerima ranting palem yang telah diberkati dan mengibaskannya selama prosesi sambil menyanyikan nyanyian pemujaan seperti “Hosana Filio David”.
Gereja Protestan (Misalnya Gereja Kristen Indonesia/GKI)
Perayaan lebih fokus pada pembacaan Injil dan khotbah yang mengkaji makna kedatangan Yesus sebagai Raja damai.
Arak-arakan dilakukan dengan suasana yang khidmat, dan daun palem seringkali digunakan sebagai dekorasi gereja yang melambangkan harapan akan kebangkitan.
Gereja Ortodoks Timur
Perayaan Minggu Palma disebut “Minggu Kemenangan” dan dilakukan dengan menggunakan ranting palem atau cabang pohon lain seperti willow.
Selama ibadah, jemaat mengibaskan cabang tersebut sambil menyanyikan doa-doa yang panjang, dan terdapat tradisi untuk menyimpan cabang tersebut di rumah sebagai perlindungan spiritual.
Daftar Pustaka
1. Hayani, S. (2026, Maret 29). Apa itu Palm Sunday? Sahabatsetara.id. Diakses dari https://sahabatsetara.id/apa-itu-palm-sunday/
2. Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024, Maret 24). Perayaan Minggu Palma: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan”. Mimbar Katolik. Diakses dari https://kemenag.go.id/katolik/perayaan-minggu-palma-hosana-diberkatilah-dia-yang-datang-dalam-nama-tuhan-fwRDx
3. Redaksi Merdeka.com. (2024, Maret 26). Minggu Palma adalah pembuka pekan suci perayaan paskah, ini penjelasannya. Merdeka.com. Diakses dari https://www.merdeka.com/jatim/minggu-palma-adalah-pembuka-pekan-suci-perayaan-paskah-ini-penjelasannya-106026-mvk.html
4. Andel, M. E. (2019). Hari raya gerejawi. GKI Kota Wisata. Diakses dari https://www.gkikotawisata.org/wp-content/uploads/2017/02/images_photo_materipembinaan_Hari-raya-Gerejawi.pdf.
5. Andel, M. E. (2019). Hari raya gerejawi. GKI Kota Wisata. Diakses dari https://www.gkikotawisata.org/wp-content/uploads/2017/02/images_photo_materipembinaan_Hari-raya-Gerejawi.pdf
6. Italia Magazine. (2024, 11 Juli). 12077 Holy week and easter celebrations. Diakses dari https://dev.italymagazine.com/comment/241867
7. Kowalenko, C. (2024, 24 April). The history of palm sunday. St. Volodymyr Cathedral of Toronto. Diakses dari https://www.stvolodymyr.ca/parish-news-updates/palm-sunday
8. Nocheseda, E. (2025, 15 Juni). Palm sunday’s palaspas. Tagalog Dictionary. Diakses dari https://www.tagalog-dictionary.com/articles/palm-sundays-palaspas
9. Palma, N. (2026, 29 Maret). Gamelan baleganjur iringi perayaan minggu palma di gereja tuka dalung. detik.com. Diakses dari https://www.detik.com/bali/berita/d-8420558/gamelan-baleganjur-iringi-perayaan-minggu-palma-di-gereja-tuka-dalung
10. Williams, S. (2024, 30 Mei). Exploring palm sunday traditions globally: A tradition guide. Happy Palm Sunday. Diakses dari https://happypalmsunday.com/exploring-palm-sunday-traditions-globally-a-snapshot/
11. Wikipedia. (2025, 18 Mei). Palmsonntag. Bahasa Jerman Wikipedia. Diakses dari https://de.m.wikipedia.org/wiki/Palmarum
Penulis adalah :
Mahasiswa Prodi Magister PAK pada STTI Philadelphia, Banten. 
Juga Penulis dan Jurnalis pada Media Online Faktual.net serta Kontributor Radio RPK 96.3 FM, Jakarta.


















