Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Video Viral Diduga Tendang Siswa, Kepala SMKN 6 Makassar: Saya Hanya Berupaya Membangunkan

×

Video Viral Diduga Tendang Siswa, Kepala SMKN 6 Makassar: Saya Hanya Berupaya Membangunkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net,Makassar,Sulsel – Kepala SMK Negeri 6 Makassar, Andi Nursidah Galigo, S.Pd., M.Pd., memberikan klarifikasi resmi sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas kehebohan yang ditimbulkan oleh beredarnya video viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan dirinya menyentuh tubuh seorang siswa menggunakan kaki, yang sempat dinarasikan warganet sebagai tindakan kekerasan.

Dalam keterangannya, Andi Nursidah pada Sabtu (25/7/2026) Ia menegaskan bahwa narasi kekerasan tidak sesuai dengan fakta lapangan. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan upaya terakhir untuk membangunkan seorang siswa yang tertidur pulas dan tidak merespons panggilan verbal maupun sentuhan teman sekelasnya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, khususnya orang tua siswa dan masyarakat luas, atas ketidaknyamanan dan kesalahpahaman yang timbul akibat video ini. Saya menyadari bahwa metode yang saya gunakan mungkin terlihat kurang tepat di mata publik, namun niat saya murni untuk memastikan keselamatan siswa,” ujar Andi Nursidah.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula ketika Andi Nursidah memasuki sebuah ruang kelas yang sedang dalam keadaan kosong karena guru mata pelajaran tengah mengikuti kegiatan dinas di luar sekolah. Di dalam kelas, ia menemukan seorang siswa tertidur setelah menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut penuturannya, siswa tersebut sebelumnya sudah mencoba dibangunkan oleh teman-teman sekelasnya namun tidak memberikan respons. Saat Kepala Sekolah datang dan memanggil namanya pun, siswa tetap terlelap.

“Karena khawatir terjadi sesuatu pada kesehatan siswa mengingat ia tidak merespons sama sekali, saya mencoba membangunkannya. Saya menggunakan ujung kaki untuk menyentuh atau menusuk secara perlahan tubuh siswa sambil terus memanggil namanya. Ini dilakukan hingga siswa tersebut akhirnya terbangun,” urainya.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 116 Gelar Bimtek 5 Kunci Keamanan Pangan di SD Inpres Loka

Andi menekankan bahwa tidak ada unsur niat jahat dalam tindakannya tersebut. “Saya sama sekali tidak memiliki niat melakukan kekerasan. Itu adalah bentuk kepedulian karena melihat siswa tidak sadar,” tambahnya.

Video Bocor dari Grup Internal

Terkait penyebaran video, Andi Nursidah menyayangkan kebocoran rekaman internal tersebut ke ranah publik. Ia memastikan video itu hanya dikirimkan ke grup internal sekolah sebagai bahan refleksi bagi para guru mengenai pentingnya pengawasan kelas, terutama saat guru berhalangan hadir.

“Video tersebut tidak pernah saya unggah ke media sosial ataupun sebarkan ke luar lingkungan sekolah. Sangat disayangkan video ini beredar dengan narasi yang tidak utuh sehingga menimbulkan persepsi negatif,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihak SMKN 6 Makassar menyatakan siap kooperatif penuh apabila Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan atau pihak berwenang lainnya memerlukan klarifikasi lebih lanjut. Sekolah juga menghormati segala proses pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami berharap masyarakat dapat menerima permohonan maaf kami dan menunggu hasil klarifikasi secara menyeluruh. Mari kita bersama-sama menjaga edukasi yang positif dan tidak langsung menyimpulkan peristiwa hanya berdasarkan potongan video singkat tanpa konteks yang lengkap,” tutup Andi Nursidah.

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini