Example floating
Example floating
BeritaDaerahKesehatanPemerintahan

Upaya Pencegahan Corona, Walikota Dan Wakil Siap Bagi Peran

×

Upaya Pencegahan Corona, Walikota Dan Wakil Siap Bagi Peran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual. Net, Tidore. Dalam rangka mengantisipasi adanya penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Tidore Kepulauan, Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan siap berbagi peran untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat yang berada di pulau tidore dan daratan Oba.

Untuk itu, kepada sejumlah media, Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan bahwa dalam pembagian peran ini, dirinya memilih untuk memantau dan mengawasi seluruh aktifitas disetiap posko yang berada di wilayah oba khusunya pada tingkat kecamatan, kelurahan dan desa, sementara walikota akan bertugas memantau setiap posko yang berada di pulau Tidore.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Alasan dilakukannya tindakan demikian, karena menurut Wawali dirinya hanyalah seorang pelayan rakyat, untuk itu dia harus memastikan dengan benar kondisi masyarakat yang berada di tingkat kelurahan dan desa. olehnya itu mulai pada Kamis, (8/4/20) ia akan melakukan kunjungan di setiap posko yang berada di wilayah Oba.

“Jika dikasih pilihan antara masyarakat atau saya yang harus kena corona, maka saya lebih memilih nyawa saya dipertaruhkan untuk masyarakat. maka dari itu saya minta kepada seluruh Tim Covid-19 agar tidak boleh lengah dalam menghadapi musibah seperti ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Muh.Kasim Sila Pimpin Pansus Hak Angket DPRD Gowa, Ari Paletteri: Beliau Tahu Apa yang Diinginkan Masyarakat

Lebih lanjut, orang nomor dua di lingkup Pemerintah Daerah Kota Tikep ini mengaku bahwa selain upaya  melakukan pembagian masker gratis kepada masyarakat untuk pencegahan Corona, dirinya meminta kepada pihak kelurahan dan pemerintah desa agar dapat memantau seluruh aktivitas masyarakatnya, terutama bagi mereka yang baru pulang dari luar daerah yang dicurigai terjangkit Covid-19 agar tidak berkeliaran diluar rumah, sampai waktu pemantauan yang ditentukan selama 14 hari selesai. sebab mereka yang demikian masih dalam kategori isolasi mandiri di rumah masing-masing. untuk itu dilarang keras bagi mereka berkerumun dengan warga sekitar.

“Saya berharap kepada masyarakat agar tidak panik dengan beredarnya informasi tiga warga Tidore yang telah dirujuk ke Rumah Sakit Chasan Boesari, sebab mereka masih dalam mkategori ODP dan saat ini telah dikarantina di RS Chasan Boeasari, untuk itu saya minta doa dan dukungan dari masyarakat agar bisa bergandeng tangan dengan pemerintah untuk kita sama-sama melakukan pencegahan dengan mengikuti anjuran pemerintah melalui petugas kesehatan,” tambahnya.

 

Reporter : Aswan Samsudin

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit