oleh

Terkait Proyek Irigasi Dusun Pattiro, Dinas PUPR Gowa Temui Warga

Faktual.Net, Gowa Sulsel- Terkait pekerjaan saluran irigasi yang mendapat sorotan tajam dari masyarakat petani di dusun pattiro desa manimbahoi, kecamatan parigi kabupaten Gowa Sulawesi Selatan( Sulsel) pada kamis 11 juni 2020 kemarin kini sudah menemui titik temu


Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Kabupaten gowa bersama kontraktor CV Cahaya Salsabila menemui tokoh masyarakat dusun pattiro Desa manimbahoi. Sabtu 13 juni 2020


Dalam pertemuanĀ  tersebutĀ  pihak kontraktor CV Cahaya Salsabila, Dg Tompo meluruskan tentang adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa ada oknum anggota BPD Desa manimbahoi yang diduga terlibat sebagai pengawas lapangan” Itu tidak benar, saudara Akbar dg Siala itu bukan pengawas cuma saya minta tolong untuk mengontrol para pekerja dan bahan material, jadi itu keliru, apalagi kalau diduga ada indikasi korupsi, itu tidak benar, saya ini pengawasnya” Ucapnya


Hal itu juga dibenarkan oleh ketua BPD Desa manimbahoi Jafar sawing ” memang ia hanya mengontrol saja, bukan sebagai pengawas” Tuturnya


Dari diskusi yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam yang dihadiri Kepala desa(Kades) manimbahoi Drs. Kamaruddin, ketua BPD Jafar sawing, kepala dusun pattiro Nai’ Beta, pihak dinas PUPR & Kontraktor serta Aktivis LSM dan tokoh masyarakat, menyepakati bahwa Kegiatan Pembanguna Jaringan Irigasi(DAK). Pekerjaan Rehab D.I Aripang kecamatan parigi dengan volume fisik 1153 meter Saluran beton rabat dengan tulangan. Yang berlokasi di desa manimbahoi dengan anggaran Rp1.539.900.9000 dalam pelaksanaan 180 hari kalender tersebut dilanjutkan dengan beberapa permintaan dari para petani


Dijelaskan bahwa ada beberapa poin yang menjadi permintaan masyarakat di antaranya air yang mengaliri sawah tidak boleh terputus, ada beberapa titik yang mesti didahulukan pengerjaannya yang tidak mengganggu tanaman padi sebelum dalam masa buah


Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Pengairan Baso Barru ST meminta maaf atas keterlambatan papan informasi” kami meminta maaf kepada masyarakat dusun pattiro atas terlambatnya papan proyek, ini karena kita sekarang di masa pandemi covid-19, jadi sangat menghambat” Jelasnya


“Saya berterima kasih atas kerjasamanya dalam diskusi ini, sehingga apa yang menjadi ke salah pahaman dapat diselesaikan dengan baik” Tutup Baso Barru


Sementara kepala Desa(Kades) Manimbahoi Drs. Kamaruddin mengapresiasi atas apa yang telah disepakati oleh para petani dan tokoh masyarakat serta pihak terkait.


“Ini adalah bentuk sipakatau sipakainga’ semua pihak telah menemui titik temu dan insya Allah pekerjaan akan dilanjutkan kembali” singkatnya

Baca Juga :  Semangat PPI Tikep Sambut HUT RI
Baca Juga :  Semarakkan HUT RI ke 75, Kasat Lantas Polres Gowa Bagikan Bendera

Editor : Anton

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :