Faktual. Net, Tidore. Sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan terhadap Dinas Pendidikan Kota Tikep yang melakukan mutasi tanpa adanya kejelasan serta bermuatan politik, membuat kepala Dinas Pendidikan Kota Tikep Ismail Dukomalamo angkat bicara.
Kepada media ini, Ismail mengatakan bahwa langkah pihaknya melakukan mutasi terhadap sejumlah guru disebabkan oleh dua faktor yakni penyegaran dan pertimbangan sertifikasi guru, pasalnya jika tidak dilakukan demikian maka tentu akan merugikan para guru yang berada di sekolah yang sudah kelebihan guru.
“Jika kita memandang mutasi ini dengan kacamata politik, tentu masalah ini tidak akan selesai, namun apa yang kami lakukan ini demi kepentingan para guru itu sendiri,” ungkapnya saat ditemui Kamis, (25/4/19) kemarin saat melakukan pemantauan UNBK di SD Negeri 1 Gamtufkange.
Lebih lanjut, Ismail menambahkan bahwa pada rapat sebelumnya dengan DPRD Kota Tikep, Komisi I DPRD Tikep sempat menyoalkan Guru satu-satunya di Kelurahan Tomalou yang memegang mata pelajaran pendidikan seni kemudian ikut dimutasi ke Desa Lifofa, sesungguhnya persoalan itu lebih kepada pemerataan dan pemenuhan kebutuhan guru di Kecamatan Oba Selatan, tidak ada kaitan dengan politik jika dipandang secara rasional.
“Apakah lifofa yang bertahun-tahun tidak ada guru pendidikan seni kemudian kita biarkan, sementara lifofa juga bagian dari Tidore, untuk itu jika yang kami lakukan dipandang dengan kacamata politik kemudian merugikan pihak tertentu saya minta maaf, namun apa yang saya lakukan adalah bagian dari semangat pemerataan untuk warga yang tinggal di daratan oba,” tambahnya.
Untuk itu, kata Ismail jika persoalan ini dipandang secara politik tentu tidak akan menyelesaikan masalah, padahal pihak eksekutif maupun legislatif memiliki kepentingan yang sama untuk melihat masyarakat. hanya saja dalam melihat masalah eksekutif dan legislatif berrada di posisi yang berbeda. Kendati demikian, ismail berjanji akan meneruskan apa yang menjadi keluhan DPRD ke Walikota dan Wakil Walikota selaku pimpinanan untuk ditindaklanjuti terkait dengan penarikan sejumlah guru yang dimutasi ke sekolah Asalnya.
Reporter : Aswan Samsudin















