Sebelum sidang kelompok Musrenbang kecamatan terintegrasi digelar, jelas Nursetiyono, tim teknis dari seluruh OPD di lingkungan Pemkot Jakarta Utara telah melakukan survei lapangan usulan kegiatan fisik yang telah diajukan melalui rembuk RW.
“Usulan kegiatan fisik dan non-fisik telah disurvei untuk menentukan mana saja yang akan dibahas lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya optimis sekitar 60 persen lebih usulan warga yang diajukan melalui rembuk RW hingga Musrenbang tingkat provinsi tahun 2023 bisa diakomodir pada tahun depan.
“Kami optimis sejumlah usulan yang diajukan melalui rembuk RW lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya dan sebagian besar akan ditindaklanjuti dan direalisasikan tahun 2024,” tandasnya.(Amin)













