Faktual.Net, Jakarta – Setelah Tiga lembaga penggiat Anti Korupsi yang bersuara atas laporan yang telah di layangkan ke KPK, giliran PBS di Jakarta yang angkat bicara.
Dimana PBS tersebut ini di isi oleh putra-putra daerah Sinjai yang ada di Jakarta, terkait Dugaan kasus korupsi dan gratifikasi/suap di kabupaten Sinjai ikut bersuara. Jum’at, (25/06/2021)
Berita Terkait: https://faktual.net/tiga-lembaga-secara-resmi-laporkan-bupati-sinjai-ke-kpk/
Menurut ketua Persaudaraan Bugis Sinjai (PBS) Muzakkir Muhlis, mengatakan bahwa dugaan Kasus Korupsi dan Gratifikasi/suap yang terjadi di kabupaten Sinjai tersebut harus di Tindak lanjuti oleh aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini KPK RI.
“Kita tidak boleh membiarkan daerah kita tercinta menjadi lumbung korupsi berjamaah oleh Aparat pemerintahan yang tidak bertanggung jawab” ucapnya.
Hal tersebut warga Sinjai harus proaktif dalam pencegahan, Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) karena di anggapnya kerugian bagi masyarakat sendiri
“Jika hal ini di biarkan maka yang rugi adalah masyarakat sendiri” Ungkapnya.
Warga Sinjai yang tergabung Persatuan Bugis Sinjai (PBS) yang ada di kota metropolitan desak KPK RI periksa Bupati Sinjai.
“Oleh karena itu kami dari PBS desak komisi pemberantasan korupsi (KPK) RI untuk memanggil dan memeriksa Bupati Sinjai atas beberapa laporan dugaan tindak pidana korupsi yang masuk ke KPK dan tangkap koruptor” tegasnya.
Simak videonya: terkait kasus dugaan Korupsi, Ancha mayor Tantan KPK
Editor: Dzul
















