Faktual.Net, Maros, Sulsel – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi bersama Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memperingati hari anak yang jatuh pada Kamis 22 Juli 2020 kemarin, dengan membagikan hadiah ke pekerja anak di sekitar kota Maros.
Sekretaris Srikandi PP Maros, Nurfadilah Yani. S, menjelaskan, kegiatan yang dilakukan merupakan bentuk penegasan bahwa di Kabupaten Maros masih terdapat pekerja anak yang harus diperhatikan.
Alumnus Universitas Hasanuddin (Unhas) ini mengatakan, Srikandi Pemuda Pancasila akan terus memperjuangkan hak dari pekerja anak.
“Pekerja anak itu harus menjadi prioritas, mereka harus paham haknya sebagai anak, apalagi sebagai pekerja. Waktu kerja misalnya, itu kan ada batasnya, tentu beda dengan orang dewasa,” ucap Nurfadilah yang juga pengurus Lembaga Pemberdayaan Anak (LPA) Kabupaten Maros ini, Jumat (24/7/2020).
Pada kesempatan yang sama, anggota Bidang Informasi dan Komunikasi SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Maros, Dewi Sukma Saleh menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjadi mitra kritis pemerintah, khususnya tentang penerapan kota layak anak.
“Fokus kami di SAPMA itu mengkritisi penerapan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah,” tegasnya.
Mahasiswi Fakultas Ekonomi Unhas ini juga berharap kepada pemerintah, agar lebih aktif lagi memperhatikan hak anak, khususnya bagi mereka yang memiliki status pekerja.
“Pak bupati harus tegas perhatikan pekerja anak,” tutup Dewi.
Reporter: Takbir Abadi












