Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Tambang Ilegal Manongkoki Masih Beroperasi, Warga Tuding Polres Takalar Tutup Mata terhadap Laporan Masyarakat

×

Tambang Ilegal Manongkoki Masih Beroperasi, Warga Tuding Polres Takalar Tutup Mata terhadap Laporan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net,Takalar,Sulsel – Aktivitas tambang pasir ilegal di wilayah Manongkoki, Kabupaten Takalar, hingga kini masih terus beroperasi.

Meski berbagai aduan dan laporan masyarakat telah disampaikan secara resmi, aparat penegak hukum dinilai belum menunjukkan tindakan tegas terhadap aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut. Sabtu (6/6/2026)

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Ketua SAMATA, Asman, yang juga merupakan warga Bajeng dan mengaku terdampak langsung oleh lalu lalang kendaraan truk pengangkut material tambang, menyampaikan kekecewaannya terhadap penanganan laporan yang telah diajukan.

“Kami sudah melaksanakan arahan sesuai prosedur dengan melaporkan secara formal.

Namun entah mengapa hingga saat ini tidak ada tindakan tegas dari Polres Takalar. Excavator masih melakukan penggalian pasir dan pompa penyedot masih terus beroperasi,” ungkap Asman.

Menurutnya, keresahan masyarakat semakin meningkat karena aktivitas tambang tersebut tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga yang berada di jalur operasional kendaraan tambang.

“Sementara kami masih bermusyawarah dengan warga Bajeng dan warga Perumahan Griya, namun apabila tidak ada tindakan nyata dari aparat, masyarakat berpotensi mengambil langkah sendiri karena Polres Takalar sudah tidak lagi bisa diharapkan untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Jalan Poros Sapaya–Malakaji Kian Memprihatinkan, Warga Dataran Tinggi Desak Perhatian Serius Pemerintah

Asman juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses laporan yang telah diajukan. Seluruh dokumen dan tanda terima laporan telah diarsipkan sebagai bukti administrasi.

“Laporan kami akan terus kami kawal. Dalam beberapa hari kerja ke depan, laporan tersebut juga akan kami tembuskan ke Divisi Propam Mabes Polri sebagai bentuk upaya mencari kepastian hukum atas laporan masyarakat yang hingga kini belum mendapat tindak lanjut,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa apabila aktivitas pertambangan ilegal tersebut tetap dibiarkan beroperasi, pihaknya akan membuka berbagai informasi terkait dugaan praktik tambang ilegal yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Kami tegaskan, jika laporan masyarakat terus diabaikan dan aktivitas pertambangan ilegal masih beroperasi di Manongkoki maupun beberapa titik di wilayah Polongbangkeng Utara, maka kami pastikan berbagai praktik kejahatan di sektor pertambangan akan terbongkar ke publik,” tutup Asman dengan nada serius.

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit