Example floating
Berita

Pembangunan Alfamart di Coppeng-Coppeng Disorot, Pemerintah Pangkep Jangan Tutup Mata!

×

Pembangunan Alfamart di Coppeng-Coppeng Disorot, Pemerintah Pangkep Jangan Tutup Mata!

Sebarkan artikel ini
Pembangunan Alfamart di Coppeng-Coppeng Disorot, Pemerintah Pangkep Jangan Tutup Mata!
Pembangunan Alfamart di Coppeng-Coppeng Disorot, Pemerintah Pangkep Jangan Tutup Mata!

faktual.net,Pangkep,sulsel — Pembangunan gerai Alfamart di Kampung Coppeng-Coppeng, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menuai sorotan tajam, pada Kamis (29/10/2026) 

 

Pasalnya, pembangunan tersebut diduga berlangsung tanpa pemberitahuan dan sosialisasi yang memadai kepada masyarakat sekitar.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai transparansi pembangunan dan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan yang berlaku.

Kami mendesak instansi terkait segera memeriksa kelengkapan PBG, kesesuaian tata ruang, serta dokumen perizinan dan lingkungan yang diwajibkan. Jika ditemukan pelanggaran, tindak tegas sesuai hukum!

Masyarakat sekitar berhak mendapatkan kejelasan mengenai pembangunan di lingkungan mereka. Pemerintah Kelurahan Labakkang dan Kecamatan Labakkang harus menjelaskan apakah proses pemberitahuan dan sosialisasi telah dilakukan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  BUPATI BEKASI dr. Asep Surya Atmadja Berjanji SEGERA Copot Kadis LH

Informasi mengenai dugaan keterkaitan pemilik bangunan dengan keluarga Bupati Pangkep harus diklarifikasi secara terbuka. Jangan sampai muncul persepsi bahwa kedekatan dengan kekuasaan membuat suatu pembangunan luput dari pengawasan.

Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Pangkep agar tidak diam dan segera melakukan pemeriksaan secara objektif. Siapa pun pemilik bangunan, semua wajib tunduk pada aturan yang sama tanpa perlakuan istimewa.

Jika seluruh persyaratan telah dipenuhi, sampaikan penjelasan berdasarkan dokumen yang dapat diverifikasi. Namun, jika ditemukan pelanggaran, segera ambil tindakan sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini