
Faktual.Net,Jakarta Utara – Proyek peningkatan jalan dan trotoar Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara di Kawasan Taman Segitiga Jakarta Utara tepatnya di,
a. Jl. Gorontalo Raya
b. Jl. Gadang
c. Jl. Gorontalo II, dipertanyakan bahan Material dan kerjanya yang digunakan Perusahaan Pelaksana, karena diduga terkesan demi mengejar penyerapan anggaran, kualitas diabaikan?
Kondisi ini menimbulkan kecaman dari warga setempat. Sebut saja Martopo, warga Kelurahan Tanjung Priok yang protes hasil pekerjaan itu tidak optimal, padahal menghabiskan anggaran yang tidak sedikit.

“Kalau saya lihat, hampir di semua lokasi titik pekerjaan PU Bina Marga baik itu peningkatan jalan ataupun pembangunan trotoar tidak ada yang memenuhi standar kelayakan kualitas, katanya di Jakarta, kamis (21/10).
Dia pun menyampaikan kritik kepada Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara selaku pejabat dalam pengelolaan anggaran untuk melakukan pengawasan secara maksimal.
“Jangan kerena hanya mengejar penyerapan anggaran saja harus mengabaikan kualitas dan Keppres 54 tahun 2010 dan berubah Keppres No 70 tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, sebagai acuan dalam mengelola anggaran belanja negara,” ujarnya.
Martopo bahkan meminta Kejaksaan Negeri Jakarta Utara untuk memanggil Pejabat Sudin Bina Marga Jakarta utara bahkan juga Wali Kota Jakarta Utara untuk dimintai pertanggung jawabannya dalam pengelolaan anggaran.
Untuk diketahui informasi dari wibsite Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Revitalisasi trotoar Taman Segitiga Jl. Gorontalo, Jakarta Utara = 0,64 km yaitu
a. Jl. Gorontalo Raya
b. Jl. Gadang
c. Jl. Gorontalo II. Dan Pejabat yang bersangkutan belum dapat dikonfirmasi karena situasi Pandemi.(zul)















