Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

ISMAPETI Wilayah V Dorong Modernisasi Peternakan, Mahasiswa Dituntut Kuasai Teknologi Kandang

×

ISMAPETI Wilayah V Dorong Modernisasi Peternakan, Mahasiswa Dituntut Kuasai Teknologi Kandang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net,Gowa, — ISMAPETI Wilayah V menggelar kegiatan Peternakan Explore di PT Celebes Agro Mandiri, Kabupaten Gowa, Minggu (3/5). Kegiatan ini menjadi sorotan karena menegaskan urgensi transformasi sektor peternakan menuju sistem berbasis teknologi modern. Selasa ( 5 / Mei / 2026 )

Di tengah tantangan efisiensi produksi dan ancaman krisis pangan, mahasiswa peternakan dari berbagai perguruan tinggi diajak turun langsung meninjau operasional kandang ayam broiler modern. Mereka mengamati penggunaan teknologi mutakhir, mulai dari sistem pemberian pakan otomatis, ventilasi berbasis kontrol digital, hingga pemantauan kondisi ternak secara real-time—sebuah standar baru yang dinilai tak lagi bisa ditawar dalam industri peternakan saat ini.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Pemilik kandang, Muh Rizal Ar, memaparkan bahwa penerapan teknologi bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga produktivitas dan kesehatan ternak secara konsisten di tengah fluktuasi cuaca dan biaya produksi yang kian tinggi.

Koordinator Wilayah V ISMAPETI menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan akademik, tetapi dorongan konkret agar mahasiswa tidak tertinggal dalam arus modernisasi.

Baca Juga :  Skandal Fungsi! Dishub Gowa Diduga Salah Wewenang, Kinerja Di Bawah Ekspetasi

“Penguasaan teknologi di sektor peternakan hari ini adalah keniscayaan. Tanpa itu, kita akan terus tertinggal dalam produktivitas dan daya saing,” tegasnya.

Senada, Kepala Bidang Riset dan Teknologi ISMAPETI, Syahrir, menyebut Peternakan Explore sebagai langkah nyata membangun kapasitas mahasiswa agar siap menghadapi tuntutan industri.

“Ini bukan hanya soal belajar di lapangan, tapi bagaimana mahasiswa mampu membaca arah perubahan dan mengambil peran dalam mendorong peternakan yang modern, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

ISMAPETI Wilayah V memandang integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kunci memperkuat sektor peternakan nasional. Di tengah tekanan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pasar, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga pelaku perubahan yang mampu menghadirkan inovasi nyata demi ketahanan pangan Indonesia.

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit