oleh

Teropong Persediaan dan Stabilitas Ekonomi di Bulan Ramadan, MPM UHO Gelar Dialog Publik

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Di bulan suci Ramadan 1442 H, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Halu Oleo (UHO) mengelar kegiatan dialog publik, yang berlangsung di Same Hotel Kendari, Senin (19/04/2021).

Kegiatan dialog publik dengan mengusung tema “Meneropong Kebijakan Persediaan dan Stabilitas Ekonomi di Bulan Ramadan dan Era New Normal”

Bulan Ramadan dalam negeri selalu dihantui oleh tingginya harga-harga barang kebutuhan pokok, perihal ini merupakan sesuatu yang hangat dan penting untuk dibahas. Sehingga Ketua beserta Anggota MPM berinisiatif menyelenggarakan kegiatan dialog publik.

Kegiatan ini, dihadiri komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdul Salam Sahadia, S.Sos, Asisten II Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Setda Sultra Suharno, Kepala Perwakilan Tim Implementasi Dan Perumusan Kekda BI Sultra Taufik Arista Ardhiawan, Wakil Ketua Kadin Sultra Sukarni Ali Madya, Kabid Pengadaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Sultra Jamaludin, serta Pengamat Ekonomi Nasional Abdul Rahman Farizi SE M.SE, yang semua itu merupakan narasumber pada kegiatan ini.

Baca Juga :  Kapolsek Tompobulu Bagikan Sembako kepada Warga Prasejahtera

Patut digaris bawahi, era new normal dibarengi aktivitas ekonomi digital yang telah menyentuh seluruh elemen masyarakat. “Aktivitas ini ternyata memberikan dampak positif bagi pelaku usaha baik skala besar maupun skala rumah tangga. Meningkatkan nilai tambah dan bukan tidak mungkin dapat memicu budaya ekonomi baru,” ucap Sukarni Ali Madya, selaku wakil ketua Kadin Sultra.

Hervin selaku Ketua umum Majelis Permusyawaratan Mahasiswa mengatakan tujuan dari pada kegiatan dialog publik ini yaitu, agar sektor ekonomi di Sultra dapat tumbuh sebagai mana yang diharapkan masyarakat. Dengan hadirnya beberapa narasumber yaitu Pemda, Legislatif, Kadin, BI, Bulog dan pakar ekonomi nasional.

“Dengan menghadirkan narasumber mampu menekankan angka pengangguran, produktifitas meningkat dan instabilitas harga dapat di hindarkan,” ucap Hervin.

Sementara itu, Syamsuriadi selaku sekretaris jenderal Majelis Permusyawaratan Mahasiswa UHO mengatakan, menginginkan pandemi covid-19 dapat segera berlalu. Diperlukan sinergitas antar semua pihak, untuk menjaga stabilitas ekonomi. Karena, ekonomi perlu waktu lama untuk pulih dan berjalan normal. Pandemi tak kian berakhir sehingga biaya yang digunakan akan semakin banyak pula.

Baca Juga :  Sidak Insidentil, Petugas Rutan Malino Temukan Benda Terlarang

“Kami berharap kegiatan ini, bukan hanya seremonial semata, tetapi lewat kegiatan ini dapat menghasilkan konsep yang menjadi rujukan oleh pemerintah dalam menyusun suatu kebijakan dan menjaga stabilitas ekonomi di era new normal, terlebih di bulan ramadan,” tutur Syamruiadi.

Ia juga berharap, semoga bulan yang penuh berkah ini memberikan secercah harapan bagi suramnya kondisi saat ini.

“Kita menaruh energi optimis, semoga momentum Ramadan membawa berkah bagi stabilitas ekonomi regional maupun nasional. Stabilitas ekonomi dan spiritual yang tetap terjaga di bulan Ramadhan,” tutupnya.

Tutut hadir pada kegiatan ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas se-UHO Lembaga kemahasiswaan se-Kota Kendari, beserta Organisasi Kepemudaan (OKP) lingkup Kota Kendari yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Reporter: Kariadi

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :