Faktual.Net, Jakarta Utara. Ahad, 1/9/2019 bertempat di Keluarga Frenky Abrahams berlangsung Pertemuan Ibadah Ikatan Keluarga Besar Tugu (IKBT). Suatu komunitas yang merupakan representatif dari Komunitas Tugu yang telah eksis di Tanah Betawi sejak tahun 1661. 358 tahun sudah kasih karunia Tuhan memelihara keturunan Portugis Tugu yang dierken (diadposi) Belanda menjadi nama-nama Belanda.
Kini tersisa 6 familia asli Portugis Tugu yang sudah berubah nama menjadi nama-nama Belanda seperti Abrahams, Andries, Cornelis, Michiels kecuali Braune nama Jerman dan Quiko nama Portugis yang mempertahankan budaya Portugis Tugu.

Dalam pertemuan ibadah tersebut acara diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Egbert Parasian Sihombing, S.Th, M.Min. Anggota IKBT yang hadir dengan khusuk mendengarkan renungan firman Tuhan tersebut.
Acara pertemuan ibadah tersebut bagaikan reuni keluarga besar yang sudah lama tidak bersua. Pertemuan ibadah itu juga menjadikan ajang melepaskan kerinduan saudara-bersaudara di Kampung Portugis Tugu yang kini sudah tidak lagi semua tinggal bersama di Kampung Portugis Tugu tetapi akan senantiasa berkumpul setiap di minggu pertama setiap bulannya.
Dalam kesempatan sambutan Ketua IKBT terpilih Ermestina Abrahams memperkenalkan jajaran personalia Badan Pengurus IKBT Periode 2019 – 2022 yang dibacakan oleh Roni Banunaek sebagai berikut :
Penasihat : Frenky Abrahams, Carl Andries, Andre Juan Michiels, Daniel Mega Tadoe dan Roni Banunaek.
Pengurus : Ketua Kezia Ermestina Abrahams, Wakil Ketua Antonius Kristanto, Sekretaris Arthur James Michiels, Sekretaris 1 Bagus Abrahams, Bendahara Umi Sudaryati, Bendahara 1 Yulse Elisabeth Michiels – Susanto.
Seksi Kerohanian dan Diakonia : Hendrik Thomas, Wismawati Mega Tadoe, Mastiur Sitinjak dan Vike Adelide Corua – Pontoh.
Seksi Kebudayaan dan Pemuda : Carl Maynard Yunus, William Mega Tadoe, Arend Michiels, Citra Augusta Michiels, Rosmario Quiko.
Seksi Humas : Lisa Michiels, Rensy Michiels, Claudia Tentua, Rodinan Andries, Kiki Abrahams.
Seksi Rumah Tangga dan Pemakaman : Carolina Thalib – Yunus, Taufiq Daniel, Debby Sopaheluwakan, Gerard Sepang, Yohanis Cornelis.
Dalam sambutannya Ketua IKBT yang biasa disapa Erna menyatakan, “Melalui IKBT mari kita saling tolong menolong, aktif dalam pertemuan dan Badan Pengurus IKBT akan bekerja sungguh-sungguh. Kami juga mengharapkan dukungan dari saudara-saudara,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut segenap Badan Pengurus dipanggil satu-persatu diperkenalkan kepada anggota IKBT. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama.
Tetapi yang terpenting juga dalam kesempatan tersebut masing-masing penasihat dipersilakan oleh Sekretaris IKBT Arthur James Michiels untuk memberikan masukannya. Yang sebelumnya ada informasi penting dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang disampaikan oleh Guido Quiko bahwa Pesta Adat Rabo-rabo dan Pesta Adat Mandi-mandi telah ditetapkan sebagai WBTB (Warisan Budaya Tak benda) oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi DKI Jakarta pada tanggal 15 Agustus 2019 di Hotel Milleninum, Jakarta Pusat.
Reporter : Johan Sopaheluwakan















