Example floating
Example floating
Headline

Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG

×

Nasyiatul Aisyiyah Sultra dan Pusaka Digital Beri Edukasi Pemanfatan AI Kepada Guru dan Mahasiswa PPG

Sebarkan artikel ini
Suasana Pelatihan AI Gedung Ruang Senat Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Kendari, Jum'at, (10/7/2026).
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari — Sejumlah guru dan Calon Guru (Mahasiswa PPG) mengikuti pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran di Gedung Ruang Senat Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Kendari, Jum’at, (10/7/2026).

Program ini digelar Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sulawesi Tenggara dan berkolaborasi dengan Pusat Inovasi Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal dan Digital (Pusaka Digital) untuk mendukung transformasi teknologi di sektor pendidikan.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Para peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung mengintegrasikan teknologi AI secara etis dan kreatif di kelas yang bertajuk “Tranformasi Pembelajaran Melalui Integrasi AI”

Pelatihan inidengan simulasi, di mana para peserta mempresentasikan ide-ide inovatif penerapan AI di kelas.

Ketua Panitia pelaksana, Rahmatika berharap kegiatan ini mendorong guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjadi agen perubahan dalam pendidikan digital.

“Guru dan mahasiswa itu sudah first step pakai AI, tapi harapan kita dengan pelatihan ini mereka jauh lebih profesional dalam menggunakannya. misalnya yang dulunya mereka pakai prom pendek, instruksinya sangat singkat dan lain-lain,” ucapnya.

Baca Juga :  Kenang Pesan Almarhum Ayah, Bupati Konut Ikbar Sampaikan Perjalanan Hidup pada Sidang Promosi Doktor

Sementara itu, Ketua Pusaka Digital Tri Indah Rusli Penguasaan teknologi menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan dapat membantu mahasiswa dan guru dalam menggunakan teknologi secara bijak dan produktif, sehingga mampu mendukung proses belajar yang lebih efektif.

“Ketika dapat informasi yang disampaikan bisa lebih maksimal dan yang dihasilkannya pun tidak abal-abal lah ceritanya, guru dan mahasiswa bisa menghasilkan yang lebih profesional untuk mereka gunakan sebagai dokumen perangkat pembelajarannya,” ujar Tri Indah Rusli.

Tapi tidak hanya itu, karena kalau berdasarkan pre-test yang dilakukan tadi, ternyata peserta ini adalah pengguna AI yang paling umum.

“Jadi AI yang mereka gunakan yang kita semua kenal, ternyata masih banyak AI yang mereka belum tahu, yang hari ini kita akan perkenalkan dan semoga bisa mereka gunakan, yang hasilnya jauh lebih bagus dari yang mereka gunakan sebelumnya,” pungkas Tri Indah Rusli. (**).

Tanggapi Berita Ini