Faktual.net – Cengkareng Timur, Jakarta, 10 Agustus 2026 – Setelah bertahun-tahun berkantor secara nomaden, warga RW 014 Kelurahan Cengkareng Timur akhirnya memiliki Balai Warga definitif. Peresmian dan syukuran atas berdirinya balai warga ini digelar pada Jumat, 7 Juli 2026, dan dihadiri perwakilan PWI serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua RW 014, Lili Sutarli menyampaikan bahwa pembangunan Balai Warga merupakan wujud visi-misi satu periode kepengurusannya.
“Selama ini setiap ganti kepengurusan, kantor RW ikut pindah. Ada di RT 1, pindah ke RT 4. Ini tidak boleh terus terjadi. Balai Warga ini milik seluruh warga RW 14, bukan milik pribadi RT, RW, atau saya. Ini untuk kita semua, untuk selama-lamanya,” ujar Lili Sutarli dalam sambutannya.
Lahan Resmi untuk Warga
Lahan Balai Warga merupakan hibah dari pihak Perumnas. Prosesnya sudah dilengkapi surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh Ketua RT 01 sampai 16, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para ustadz di wilayah RW 014.
“Isi perjanjiannya jelas. Lahan ini hanya untuk kepentingan warga. Tidak boleh diperjual belikan atau dipakai untuk bisnis pribadi,” tegas Lili.
*Sudah Jadi Rumah Kegiatan Warga*
Meski baru berjalan 2 tahun kepengurusan, Balai Warga kini sudah aktif digunakan untuk berbagai kegiatan:
1. Sanggar Tari Betawi “Cengkareng Kembang”
Latihan 2 kali seminggu secara gratis. Sanggar ini disiapkan untuk tampil pada peringatan HUT RI ke-81 tingkat RW.
2. Perguruan Silat Cimande
Ekstrakurikuler bela diri untuk pemuda RW 014 juga sudah berjalan dan akan tampil di berbagai acara warga.
3. Pusat Musyawarah dan Syukuran
Setiap malam Sabtu rutin diadakan doa bersama dan syukuran agar seluruh kegiatan warga diberi kelancaran.
“Kami ingin menghidupkan kembali seni Betawi di wilayah kami. Tahun 2018 pernah bagus, sekarang kita mulai lagi dari sini. Biar anak-anak muda RW 014 punya identitas dan kebanggaan sendiri,” jelas Lili.
Harapan Ke Depan
Lili berharap Balai Warga menjadi sentral seluruh aktivitas warga. Selain untuk seni dan musyawarah, ke depan pengurus juga menargetkan pengadaan mobil ambulans untuk pelayanan kesehatan warga.
“Saya baru berjalan 2 tahun. Belum selesai satu periode. Tapi dengan dukungan pengurus dan warga, insyaAllah Balai Warga ini akan terus berkembang. Ini bukti nyata bahwa RW 014 bisa mandiri dan punya ciri khas,” pungkasnya.
Pihak Kelurahan Cengkareng Timur melalui Pak Lurah menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir secara langsung karena ada acara keluarga. Namun, beliau menitipkan doa dan dukungan agar kegiatan di Balai Warga RW 014 berjalan lancar dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat.
Tentang RW 014 Cengkareng Timur
RW 014 adalah salah satu wilayah di Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, yang kini memiliki kantor definitif pertama setelah puluhan tahun berdiri. Balai Warga diharapkan menjadi pusat pemberdayaan seni, budaya, dan sosial kemasyarakatan.
Ros












