Faktual.net, Gowa, Sulawesi Selatan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa Bambang Dwi Murcolono menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers dari berbagai media online dan televisi di Aula Kejaksaan Negeri Gowa, Senin (24/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kajari Gowa didampingi sejumlah pejabat Kejaksaan Negeri Gowa, di antaranya Kasi Intel Andi Ardiman, S.H,. M.h., Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Andi Noviati Andriani, S.H., M.H., serta Kasi Pidsus Andi Dian Bausad, S.H,.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WITA tersebut dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban. Coffee Morning menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog antara jajaran Kejari Gowa dengan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kajari Gowa Bambang Dwi Murcolono berharap momentum tersebut tidak sekadar menjadi pertemuan seremonial, tetapi dapat menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, membangun keterbukaan informasi, serta menjaga hubungan kemitraan yang profesional antara Kejaksaan dan media.
“Melalui Coffee Morning ini, kami berharap silaturahmi dengan rekan-rekan media semakin erat. Ini menjadi ruang untuk berdiskusi, bertukar informasi dan membangun komunikasi yang lebih terbuka,” ujar Bambang.
Menurutnya, pers memiliki peran penting sebagai salah satu jembatan informasi antara institusi penegak hukum dengan masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik diperlukan agar informasi terkait pelaksanaan tugas dan penegakan hukum dapat tersampaikan secara tepat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan tersebut juga membuka ruang diskusi santai antara wartawan dan jajaran Kejari Gowa mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan tugas kejaksaan, pelayanan publik, keterbukaan informasi, hingga pentingnya sinergitas dengan media.
Kejari Gowa berharap hubungan yang telah terbangun dengan insan pers dapat terus dijaga dengan tetap menghormati tugas, fungsi, independensi, dan profesionalitas masing-masing.
Coffee Morning ini sekaligus menjadi langkah membangun komunikasi dua arah yang lebih humanis. Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum membutuhkan dukungan penyampaian informasi yang akurat kepada publik, sementara insan pers membutuhkan akses informasi yang terbuka dan dapat dikonfirmasi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Dengan terbangunnya komunikasi yang semakin baik, diharapkan sinergitas Kejari Gowa dan insan pers dapat memberikan kontribusi positif dalam menghadirkan informasi hukum yang edukatif, transparan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.
Reporter: Saenal Abidin














