Example floating
Example floating
Berita

Gegara UU Omnibus Law, Demonstran Vs DPRD Sinjai Bentrok

×

Gegara UU Omnibus Law, Demonstran Vs DPRD Sinjai Bentrok

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Aksi unjuk rasa Penolakan UU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) yang dilakukan kelompok Cipayun berlansung sampai malam hari di Gedung DPRD Kabupaten Sinjai, Kecamatan Sinjai Utara, Senin(12/10/20).

Beredar Sebuah Video berdurasi 1 Menit 38 Detik, Dua Oknum anggota DPRD Adu Kekuatan bersama peserta Aksi Unjuk Rasa Penolakan UU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) yang telah di sahkan di Senayan beberapa hari yang lalu.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Aksi yang berlansung sampai malam hari Cipayung Tergabung HMI, IMM, PMII, dan LMND berhasil menduduki Gedung Paripurna DPRD Sinjai.

Massa aksi yang ditemui oleh Anggota DPRD Sinjai, awalnya berjalan dengan alot dan saling merangkul antara peserta aksi dan anggota DPRD.

Sampai mengakibatkan anggota DPRD Sinjai Wahyu dari Fraksi Golkar dan Kamrianto dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dan kelompok Cipayung diduga baku hantam, hal ini cepat dilerai oleh massa aksi yang lain.

Aktivis Palangka Sinjai Selatan Sambar Kembali mempertanyakan fungsi dan peran kedua legislator sebagai anggota DPRD Sinjai.Apakah kedua dari legislator itu ada di Kantor ini.

“Pak Dewan tolong mana fungsi dan perananmu sebagai Wakil Rakyat yang terhormat di parlemen, kasian Masyarakat yang merasa terzolimi, saatnya mereka mendatangimu dengan sebuah harapan aspirasinya ditindak lanjuti bukan di tindaki dan aparat menjaga keamanan, selalu itu terus mau dijaga,” ucap Sambar.

Pihak peserta Aksi Unjuk Rasa apresiasi Kinerja Personil Polres Sinjai, sebab di samping mengawal jalanya Aksi Unjuk Rasa dari Polres Sinjai yang di Pimpin Lansung Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan S.Ik. MSI sambil memberikan masker kepada peserta aksi unjuk rasa demi menjaga kesahatan warga Sinjai dan mengingatkan Protokol Kesehatan sebab adanya Covid-19.

Baca Juga :  Pertemuan Kelompok PKH Bahas Kesehatan di Desa Ulujangang

Di ungkap dari Peserta Aksi Unjuk Rasa yang sempat di temui. Arfa menyatakan terkait Gerakan teman-teman yg tergabung dari kelompok cipyung yg menolak omnibus law, “Saya Selaku Jendral Lapangan Berterima Kasih kepada Aparat Karena Telah Mengawal Aksi Kami Sampai Selesai,” singkatnya.

Sedangkan Kapolres Sinjai, kembali menyampaikan kepada seluruh personil pengamanan agar dalam pelaksanaan pengamanan unjuk rasa dilaksanakan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur), kemudian untuk menghadapi para pengunjuk rasa dilakukan secara humanis, dan terus menjaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

“Personil yang terlibat pengamanan aksi unjuk rasa tidak ada yang membawa senjata api, kita amankan dan kawal massa aksi yang akan menyampaikan pendapat di muka umum, Laksanakan tugas dengan sebaik- baiknya, tim negosiasi agar terus berikan himbauan secara persuasif dan humanis, jangan bergerak sendiri-sendiri, semua satu komando,” tuturnya.

Peserta aksi unjuk rasa yang  menyuarakan pendapatnya di Gedung DPRD Sinjai dan tuntutan hingga akhirnya sekitar pukul 20.00 Wita massa aksi membubarkan diri dengan aman dan tertib.

Reporter : Syamsul B

Tanggapi Berita Ini