oleh

Gamal Albinsaid Tegaskan Dirinya Tak Kampanye di SMAN 4 Surabaya Pasca Dituding PMII

Faktual.Net, Surabaya. Nama dokter Gamal Albinsaid disebut-sabut massa PMII Cabang Surabaya, saat melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim).

Gamal dianggap melakukan kampanye di wilayah lembaga pendidikan, saat diundang menjadi motivator di SMAN 4 Surabaya. Atas tudingan tersebut Gamal pun angkat bicara.

“Saya pikir semua pihak perlu membedakan antara berbagi inspirasi dengan berkampanye,” lugasnya. Seperti yang dilansir Beritajatim.com. Selasa (11/2/2020).

Menurut Gamal, yang dilakukannya saat di SMAN 4 bukanlah kampanye, melainkan memberikan inspirasi.

“Yang tidak boleh itu kampanye. Kalau memberikan inspirasi merupakan hak dan kewajibannya sebagai anak bangsa, yang ingin membantu generasi muda berkarya dan berprestasi. Itu juga hak guru-guru, siswa, dan wali murid yang ingin belajar bersama saya,” terangnya.

Apalagi, lanjut Gamal, banyak elemen masyarakat yang menginginkan belajar darinya soal inovasi kesehatan dan mengembangkan program sosial untuk membantu masyarakat.

“Banyak juga anak-anak muda yang ingin belajar dan mendengar pengalaman saya hingga diapresiasi Pangeran Charles, Presiden Rusia, dan banyak negara lain. Mereka ingin membantu sesama, berprestasi di kancah dunia, dan mengharumkan nama Bangsa,” beber dr. Gamal.

Karenanya, Gamal mengajak mahasiswa PMII untuk berbagi inspirasi dan pengalaman dengannya soal program sosial untuk membantu sesama dan meraih prestasi dunia.

“Untuk rekan-rekan yang berdemo, saya juga dengan senang hati siap berbagi inspirasi dan pengalaman kepada adik-adik bagaimana membuat program sosial untuk membantu semua dan meraih prestasi dunia. Saya yakin adik-adik juga punya visi demikian, membantu masyarakat dan mengharumkan nama Bangsa,” tuturnya.

Gamal juga menceritakan sejak 2010 banyak menghabiskan waktu memberikan inspirasi kepada generasi muda dari satu tempat ke tempat lain. “Memberikan inspirasi adalah kewajiban saya dan tanggung jawab moral saya. Itu sudah menjadi rutinitas saya,” tukas CEO Indonesia Medika tersebut. (tok/kun/ari)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :