oleh

Fenomena Syariahphobia

Faktual.net, Jakarta. Gerakan Pemuda Siaga mengadakan kajian keislaman dan buka bersama warga sekitar dengan mengangkat tema, “Pancasila dan Islamophobia”.

Dalam acara tersebut juga turut mengundang Muid Nawawi sebagai narasumber yang diselenggarakan di Sekretariat Besar GPS Jakarta.

Muid menerangkan bahwa, peradaban Islam mulai dari lahirnya Islam sampai terjadinya Islamophobia di Indonesia. Masyarakat Indonesia tidak mengalami Islamophobia tapi mengalami Syariahphobia dilihat dari fenomena yang terjadi belakangan ini.

Selain kajian keislaman Gerakan Pemuda Siaga, juga melaunching Sembako Murah yang akan dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut di Bulan Ramadhan ini. Acara simbolik sembako murah tersebut resmi dibuka oleh Ketua Umum Gerakan Pemuda Siaga Raditya Mubdi.

“Tujuan Sembako Murah adalah membantu masyarakat untuk meraih kemenangan di bulan syawal yang bertepatan dengan Idul Fitri,” ujar Raditya. Jumat, (24/5/2019).

“Ada banyak paket sembako yang bisa dibeli oleh masyarakat dengan harga yang sangat murah dan hasil dari penjualan tersebut akan disumbangkan kembali bagi orang yang layak menerimanya,” tambahnya.

Rangkaian acara tersebut ditutup dengan buka puasa bersama dan sholat maghrib berjemaah yang diimami oleh narasumber Muid Nawawi. (ari)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :
Baca Juga :  Dinilai Tidak Serius Memimpin, Bupati Muna Diminta Copot Pj. Kades Lanobake