Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Dorong Kemandirian Muktamar NU, Dasco Fokus Tuntaskan Kerja Legislasi

×

Dorong Kemandirian Muktamar NU, Dasco Fokus Tuntaskan Kerja Legislasi

Sebarkan artikel ini

Faktual.Net, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan komitmennya untuk terus fokus menuntaskan tugas-tugas kedewanan, mulai dari pembahasan legislasi hingga fungsi pengawasan yang menjadi tanggung jawabnya kepada masyarakat, Minggu (23/8/2026).

Dasco juga menegaskan sikapnya menghormati Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi keagamaan dengan sejarah panjang dan mekanisme internal sendiri dalam menentukan kepemimpinannya. Menurutnya, siapa pun yang kelak memimpin PBNU periode 2026–2031 sepenuhnya merupakan kewenangan dan hak peserta Muktamar ke-35 NU di Jombang.

Pasang Iklanmu
Pasang Iklanmu

“NU punya mekanisme dan tradisi organisasi yang matang untuk menentukan pemimpinnya sendiri. Itu sepenuhnya urusan internal NU, dan saya menghormati proses itu apa adanya,” ujar Dasco.

Pernyataan ini disampaikan Dasco untuk merespons sejumlah spekulasi yang belakangan beredar dan mengaitkan namanya dengan dinamika menjelang Muktamar. Ia memastikan tidak ada intervensi maupun arahan dukungan yang ia lakukan kepada kandidat mana pun.

Baca Juga :  DPC Partai Demokrat Kabupaten Batang Gelar Lomba Rakyat: Bukti Nyata Kami Bersama Rakyat

“Saya tidak pernah dan tidak akan mencampuri urusan internal NU. Fokus saya ada di kerja-kerja kedewanan untuk masyarakat,” tegas Dasco.

Ia berharap seluruh pihak menjaga suasana tetap sejuk menjelang Muktamar, sehingga peserta dapat menjalankan prosesnya secara mandiri dan bermartabat sesuai tradisi NU selama ini.

“Perbedaan pandangan dalam organisasi itu wajar. Yang penting prosesnya dihormati. Biarkan NU yang menentukan sendiri pemimpinnya, itu bentuk penghormatan kita semua kepada NU,” katanya.

Ke depan, Dasco memastikan akan terus mencurahkan perhatian pada agenda legislasi dan pengawasan di DPR RI yang berdampak langsung bagi masyarakat, sembari mempersilakan proses demokrasi di internal NU berjalan sesuai koridornya sendiri.

 

Tim/Red

Tanggapi Berita Ini