oleh

Cegah Corona, Pemkot Tikep Terus Awasi Pelabuhan Sebagai Pintu Masuk

Faktual. Net, Tidore. Meskipun belum ada kebijakan terkait dengan menutupnya akses transportasi melalui laut secara total guna mencegah virus corona di Kota Tidore Kepulauan, namun saat ini pemerintah daerah kota Tikep terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), TNI, Polri dan Satpol PP tetap melakukan pengawasan disetiap pelabuhan yang merupakan pintu masuk di Kota Tikep.

Selain pengawasan yang dilakukan secara ketat, Dinas Perhubungan Kota Tikep juga telah mengurangi rute penyebrangan untuk kapal Very rute Bastiong – Rum sebanyak 2 trip dari 4 trip yang ditetapkan sebelumnya, begitu juga dengan rute penyebrangan Bastiong – Sofifi dari trayek sebanyak 6 trip dikurangi menjadi 3 trip. bahkan untuk waktu penyebrangan sendiri juga ditetapkan hanya sampai pada pukul 18.00 Wit. diatas waktu tersebut kapal-kapal penyebrangan pada lintasan tersebut tidak diizinkan untuk melakukan pelayaran.

Baca Juga :  APD Minim Di Pasaran, Srikandi Polres Gowa Kompak Buat Masker Full face

“Jadi untuk akses penyebrangan Rum ke Ternate ini hanya dilakukan pagi dan sore hari hari, sementara untuk pelabuhan pengumpul lainnya seperti pelabuhan speed bioat dan kapal kayu akan kita sesuaikan,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Tikep Daud Muhammad saat dikonfirmasi media ini.

Sementara alasan terkait dengan Pemerintah Kota Tikep melakukan kebijakan lockdown mengenai akses transportasi ini dikarenakan faktor ekonomi yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi pendapatan masyarakat, meski begitu sebagian besar masyarakat kota Tidore kepulauan telah menyadari akan pentingnya mencegah bahaya virus Corona, sehingga saat ini banyak yang sudah tidak bepergian keluar Tidore. hal ini bisa dilihat dari setiap pelabuhan di Tidore yang sudah mulai sepi.

Baca Juga :  Polsek Tombolopao Beri Bansos Kepada Warga Prasejahtera

“Kita belum bisa melakukan lockdown seperti daerah-daerah lain, karena kita masih mempertimbangkan sisi ekonomi bagi masyarakat, meskipun begitu kita tetap waspada dan terus beriktiar dengan intens melakukan pemantauan dan pengawasan,” tegasnya.

Selain akses transportasi laut dikurangi, pemerintah daerah kota tikep juga telah menutup tempat-tempat hiburan seperti Live Musik atau karoke dan lapangan futsal. hal ini dibuktikan dengan adanya instruksi Walikota Tidore kepulauan dengan nomor : 443.1/335/01/2020 tentang pengawasan dan pencegahan virus covid-19 bagi seluruh masyarakat di kota tidore kepulauan dan surat pemberitahuan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan nomor 503/53/22/2020.

 

Reporter : Aswan Samsudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :