
Faktual.Net, Kendari, Sultra – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.Ap dipastikan akan hadir di pelantikan yang dirangkaikan dengan seminar pertambangan nasional DPW Perkumpulan Konsultan Hukum dan Pengacara Pertambangan Indonesia (PERKHAPPI) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kegiatan tersebut bakal digelar pada 11 Desember 2021 yang bertempat di Hotel Swiss Kendari. Dengan mengusung tema “Masa Depan Investasi Pertambangan di Sulawesi Tenggara Pasca UU Minerba Tahun 2020,” yang akan dihadiri beberapa narasumber kompeten.
Dalam keterangan persnya Ketua Umum DPW PERKHAPPI Sultra Dedi Ferianto. SH. CMLC, melalui Bidang Humas DPW PERKHAPPI Sultra Apri Awo. SH. CIL membeberkan bahwa pada Pelantikan DPW PERKHAPPI SULTRA nanti tidak sekedar agenda seremonial belaka, namun sebagai bagian dari penegak hukum secara khusus di bidang pertambangan.
“Ini tidak sekedar euforia mendukung langkah berani Kejati Sultra dalam memberantas tindak pidana korupsi pertambangan di Sultra. Akan tetapi dengan langkah konkrit, sehingga pelantikan nanti akan dirangkaikan dengan Seminar Nasional Pertambangan dengan menghadirkan Narasumber Nasional dan kompeten di bidangnya,” ujarnnya, Kamis 9/12 di salah satu sebuah Hotel Kendari.
Sementara itu, Apri Awo mengungkapkan bahwa pada Seminar Nasional Pertambangan kali ini akan turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Republik Indonesia Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan. M.AP, sebagai keynote speaker pada Seminar tersebut telah dipastikan bahwa beliau akan hadir mengisi acara kegiatan pelantikan tersebut.
“Telah terkonfirmasi kepada DPW PERKHAPPI melalui panitia pelaksana kegiatan, kendati demikian jika ada perubahan jadwal beliau akan terus kami up date,” ungkapnya.
Adapun peserta seminar Nasional Pertambangan kali ini terdiri dari Pemilik IUP/UPK yang tersebar di seluruh wilayah Sultra sekitar 200-an Perusahaan Pertambangan yang telah dikirimkan Undangan, Forkopimda dan Dinas Terkait Prov. Sultra, Kepala Daerah se-Sultra, Ketua DPRD se-Sultra serta Lembaga Pemerhati Petambangan dan Lingkungan baik tingkat Nasional maupun regional Sultra dan OKP se-Sultra, Perkiraan peserta dibatasi sekitar 350 orang mengingat masa pandemic Covid-19.
Reporter: Kariadi















