Faktual.Net, Kendari. Sultra. Musyawarah Cabang (Muscab) XXI Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Kendari (PC IMM Kota Kendari) yang akan di gelar pada tanggal 12- 14 Januari 2019 bertempat di Klinik II Muhammadiyah Sultra saat ini telah memunculkan 9 calon kandidat ketua umum untuk periode 2019/2020.
Pantauan faktual.net, sampai tadi malam tanggal 9 Januari 2019 pukul 23.59 yang merupakan batas akhir pengumpulan rekomendasi calon ketua umum, panitia telah menerima 9 kandidat calon ketua Umum PC IMM Kota Kendari.
“Alhamdulillah dari yang awalnya hanya lima calon ketua Umum, tadi malam ada tambah 4 calon ketua umum tambahan dari beberapa Pimpinan Komisariat”, ujar Ali Sutimin P selaku ketua panitia muscab saat ditemui di sekretariat IMM pada Kamis, 10/1/2018.
Berikut 5 nama – nama calon ketua umum dan beserta 4 tambahan lainnya : Muhammad Ivansyah mendapat rekomendasi dari PK IMM IAIN Kendari, Harsin Ibrahim mendapat rekomendasi dari PK IMM FKIP UMK, Lisman mendapat rekomendasi dari PK IMM FKIP UHO, La Ode Ramalan mendapat rekomendasi dari PK IMM FHIA UHO dan La Ode Gusman mendapat rekomendasi PC IMM Kota Kendari.
Sedangkang ke 4 calon ketua umum lainnya seperti Asman mengantongi rekomendasi dari PK IMM FH UMK, Marwan mengantongi rekomendasi IMM FEBI UMK, PK IMM FAPERTA UMK dan PK IMM FT UMK, Afdal Taslim mengantongi rekomendasi PK IMM FISIP UMK sedangkan Alfan Wengsa mengantongi rekomendasi dari PK IMM FAI UMK.
Ali Sutimin P. mengatakan bahwa, sejauh ini pihaknya sudah melakulan verifikasi berkas dari 9 rekomendasi calon ketua umum. Namum sampai saat ini belum ada satu calon ketua umum pun yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon.
Ali Sutimin P. Menambahkan bahwa sejauh ini dirinya melihat belum ada satupun adik- adik pimpinan komisariat yang memahami tafsir Tanfizd IMM sebagai salah satu implikasi diberlakukannya Tanfiz hasil Muktamar Jawa Timur kemarin.
“Adik-adik masih belum memahami betul AD/ART IMM yang baru. Apalagi sejauh ini Tanfizd IMM belum disosialisasikan ke pimpinan cabang dan pimpinan komisariat” kata Ali Sutimin P.
Ali Sutimin P. menegaskan bahwa kesemua calon ketua umum dimandatkan juga sebgai calon formatur, sehingga dia perlu mensosialisaikan aturan pemilihan sekaligus meminta kepada semua calon ketua umum untuk dimintai komitmennya apakah maju sebagai calon ketua umum atau mundur sebagai calon formatur.
Reporter : La Ode Subroto
















