faktual.net, Jakarta – Pasca Lebaran beberapa wartawan yang melakukan peliputan di Kantor Walikota Jakarta Utara, masih penasaran dengan pembagian sembako dan amplop berisi uang yang dibagi oleh Sudin Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Utara, pada sekira (13/3), pasalnya isi jumlah Rupiah dalam amplop tidak sama, dan tidak diketahui darimana sumber dan atau Pemberi uang tersebut, tetapi untuk bingkisan tertera ada sumbernya, tertulis ditas bingkisan Instansi lain (untuk menghindari fitnah dan atau adu domba tidak disebutkan nama Instansinya) .
Mr.B seorang wartawan Online menginformasikan, (8/4), saat pembagian bingkisan dan amplop dia menerima berisi uang Rp.50.000(lima puluh ribu rupiah) untuk isi bingkisan lupa apa saja didalam tas yang bertuliskan Instansi lain (tidak disebutkan untuk menghindari fitnah).
“Uangnya sih Gocap (50 ribu) bang, untuk bingkisan lupa apa aja isinya,” Ucapnya
Dia melanjutkan, kita belum sempat untuk konfirmasi ke pihak Sudin Kominfotik, karena waktu pas pembagian menjelang malam takbiran.Ini kami berencana mau konfirmasi dan sudah coba komunikasi ke pihak Sudin Kominfotik melalui Ruki (pejabat Sudin Kominfotik yang menangani wartawan), belum direspon.
“Kami coba konfirmasi ke Ruki tapi belum direspon, mungkin dia pejabat penting dan super sibuk kali bang,” Ucap Mr.B
Hal penasaran serupa diungkapkan oleh G, beliau juga mendapatkan isi amplop berisi uang Rp.50.000 dan paket bingkisan dalam tas bertuliskan dari Instansi tertentu.
Dia juga mengatakan, kalau paket bingkisan yang isinya sembako atau kebutuhan dapur, dari Instansi lain, kenapa tidak pihak mereka saja yang memberikan, agar kami dari wartawan bisa mengucapan Terimakasih secara langsung, atas kepedulian Instansi mereka kepada wartawan.
“Kalo toh bingkisan itu bukan dari Sudin Kominfotik , kenapa tidak langsung saja ke kami wartawan, adalah ucapan dan apresiasinya,” Ujar G
“Kalo untuk isi amplop belum jelas asal-usulnya dan informasinya tidak sama jumlahnya, pembagian bingkisan seperti ini, hanya mujizat,” Katanya lagi.

Dilain pihak CMK menuturkan, dirinya mendapatkan bingkisan sembako dan amplop berisi uang sebesar Rp.100.000 (seratus ribu rupiah).Dia mewakili wartawan untuk mengambil bingkisan tersebut saat dibagikan.
“Tasnya berisi sembako bang, semua buat saya, tapi isi amplop Cepek (100 ribu), bagi dua ama yang punya,” Pungkasnya.
Informasi yang sampai ke faktual.net, sebelumnya sudah dikonfirmasi ke pihak Sudin Kominfotik melalui Ruki, pada (13/3) dan (16/3) yang lalu, tapi tidak direspon atau mendapatkan penjelasan.
Sementara itu dari pihak Instansi Pemberi Bingkisan menerangkan, kebenaran untuk bingkisan dari pihaknya dan belum menjelaskan apa saja isinya dan berapa jumlah yang diserahkan ke Sudin Kominfotik untuk dibagikan ke Wartawan yang meliput di Walkot Jakut.Dan untuk keberadaan amplop bukan mereka yang menyediakan.(zul)














