Example floating
Example floating
DaerahPemerintahanRagam

DPRD Kendari Desak Pemprov Sultra Tegas Awasi Bandara HO

×

DPRD Kendari Desak Pemprov Sultra Tegas Awasi Bandara HO

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Dalam rangka pencegahan Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Kendari desak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) lakukan pengawasan ketat di Bandar Udara (Bandara) Halu Oleo (HO) Kendari.

Anggota DPRD kota Kendari Rajab Jinik mengatakan, Pemprov Sultra harus secepat mungkin melakukan upaya pengawasan ketat di wilayah Bandara, karena setelah pihaknya melakukan pengawasan di wilayah perbatasan Ranomeeto-Kendari masih banyak ditemukan warga dari Jakarta yang masuk Kendari.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Hal ini ditakutkan jangan sampai warga tersebut akan membawa masuk lalu menyebarkan COVID-19 ke Kota Kendari.

“Kita mendesak Pemprov secara pribadi atau kelembagaan DPRD kota Kendari untuk tegas melakukan pengawasan di Bandara. Kerena menurut pengakuan pengendara mobil penumpang Jakarta yang sempat kami tanya di perbatasan, bahwa tidak ada pengawasan di Bandara. Bahkan menurut mereka nanti diperbatasan baru mereka diperiksa,” jelasnya pada Rabu, 8/4/2020.

Baca Juga :  SAMATA Desak Tutup Tambang Diduga Ilegal di Kalukubodo

Rajab menerangkan, pihak Pemprov harus secepat mungkin menindaklanjuti permintaannya, karena biar bagaimanapun, pengawasan di Bandara ataupun Pelabuhan semuanya adalah kewenangan Pemprov.

“Yang punya kewenangan itu adalah Pemprov, karena mereka lintas kabupaten. Sedangkan kita tidak bisa melakukan pengawasan itu. Makanya kami meminta kepada Pemprov untuk tidak membiarkan begitu saja, batasilah orang-orang yang masuk itu, utamanya daerah yang kita tahu memiliki banyak kasus Corona seperti Jakarta,” terang Rajab Jinik.

Menurut Rajab, Pemprov harus secepatnya menurunkan tim kesehatan Sultra serta pihak terkait untuk melakukan pengawasan di Bandara sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, khawatirnya mereka terindikasi sebagai penyebar virus ke Kendari.

“Kita diperbatasan Kendari sudah antisipasi, eh malah di Bandara yang tidak ada pengawasan, akibatnya orang-orang luar daerah bisa masuk begitu saja, utamanya dari pulau Jawa. Ini yang kita khawatirkan,”tutupnya.

Reporter : Rasyidman

Tanggapi Berita Ini