faktual.net, Kendari, Sultra. Seiring perjalanan waktu, dunia kerap dipenuhi berbagai tantangan kian kompleks. Olehnya, anak-anak sebagai generasi penerus tidak boleh hanya dibekali kemampuan akademik semata, namun juga daya cipta, kemampuan berinovasi, dan keberanian untuk berpikir kreatif sejak usia dini.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Yayasan Masjid Raya Al Kautsar Sulawesi Tenggara, Drs. H Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., Minggu (14/6/2026), tepatnya saat memberikan sambutan dalam acara Pentas Seni Siswa-Siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Al Kautsar Kendari.
Menurut Asrun Lio, kegiatan pentas seni merupakan salah satu sarana krusial dan strategis dalam dunia pendidikan modern untuk menumbuhkan kompetensi kreativitas tersebut pada anak.
“Pentas seni bukan sekedar sebuah pertunjukan atau acara seremonial semata. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar mengenali keindahan, mengekspresikan diri, mengembangkan imajinasi, melatih konsentrasi, serta membangun kepekaan terhadap lingkungan sekitar,” tutur Asrun Lio.
Dia melanjutkan bahwa pada fase usia dini atau golden age, anak-anak memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap berbagai pengalaman. Ruang yang luas seperti pentas seni ini melatih mereka untuk bekerja sama, menghargai teman, tampil di hadapan orang banyak, serta mengatasi rasa takut dan malu.
Asrun Lio juga menggarisbawahi bahwa kreativitas tersebut harus berjalan seiring dengan penguatan akhlak. Sebagai lembaga di bawah naungan Yayasan Masjid Raya Al Kautsar, TK Al Kautsar berkomitmen melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual.
“Tugas kita bukan hanya mencetak anak-anak yang pintar, tetapi juga membentuk generasi berakhlak mulia, mencintai agamanya, menghormati orang tua dan guru. Kita ingin mereka unggul dalam ilmu pengetahuan, namun tetap memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat kepada Allah SWT,” lanjutnya.
Dalam sambutannya, mantan Sekda Sultra ini mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan karakter berbasis nilai Islami ini tidak bisa dicapai oleh sekolah semata, namun juga diperlukan sinergi kuat antara sekolah yakni guru, keluarga utamanya orang tua, serta lingkungan masyarakat.
“Pihak yayasan juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, para guru, panitia, serta orang tua wali murid yang telah memercayakan pendidikan putra-putrinya di TK Al Kautsar Kendari, sekaligus menyukseskan acara yang berlangsung penuh kegembiraan ini,” katanya.
Adapun acara pentas seni tahunan dimaksud turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua MUI Provinsi, Ketua Pengurus Masjid Raya Al Kautsar, Pengawas Yayasan, Pengawas TK Wilayah Mandonga Dinas Pendidikan Kota Kendari, serta Kepala Sekolah TK Al Kautsar Kendari.
Redaksi
















