Example floating
Berita

Langsiah 73 tahun hidup sendiri, dan tinggal di WC umum selama 5 bulan yang berukuran 150x150cm.

×

Langsiah 73 tahun hidup sendiri, dan tinggal di WC umum selama 5 bulan yang berukuran 150x150cm.

Sebarkan artikel ini
Langsiah 73 tahun hidup sendiri, dan tinggal di WC umum selama 5 bulan yang berukuran 150x150cm.
Langsiah 73 tahun hidup sendiri, dan tinggal di WC umum selama 5 bulan yang berukuran 150x150cm.

‎

faktual.net,Gowa,Sulsel –  miris menyayat hati melihat penderitaan Dg Tuman warga Dusun baliangan Desa Ulujangan kecamatan bontolempangan kabupaten Gowa.

‎Kamis (29/10/2026), hati siapa yang tegah melihat langsia  yang sisa hidupnya tinggal di WC seorang diri,  Daeng Tumang( 73 tahun.)

‎anak yang di banggakan dari kecil hingga dewasa kini hanya menjadi pelipur lara sembari menahan rasa rindu baginya, setiap waktu dirindukan namun takkunjung datang merawatnya.

‎

‎Anggota TRC faktual net bergerak cepat  mengunjungi tempat dimana nenek Tumang tinggal selama 5 bulan di WC Umum.

‎wawancara langsung oleh salah satu awak media, Faktual net terhadap daeng Tumang, 

‎”” nenek Tumang (73) tinggal seorang diri di WC umum di karenakan anak anaknya jauh di perantauan mencari rejeki. Meskipun demikian beliau selalu tegar dalam menjalani hidup di bawa bayang bayang semu semata.

‎”” daeng Tumang dalam kesempatannya mengatakan bahwa dia SDH merasa nyaman tinggal di WC ini, lantaran hangat di saat malam tiba.

‎

‎Adapun penjelasan dari pihak keluarga mengatakan “” kami sering panggil masuk di rumah tinggal tapi nenek Tumang enggang mau, di karenakan dia tidak suka kalau dirinya selalu di tegur, lantaran beliau sering bangun tengah malam berbicara seorang diri. Ungkap warga.

‎ 

‎Dari viralnya nenek Tumang di Media sosial pihak pemdes ulujangang mendatangi lokasi ,sembari menawarkan tempat tinggal sementara yang lebih layak dari WC tersebut, sambil menunggu anaknya datang menjemput.

Baca Juga :  Kasdim 1409/Gowa Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Gowa

‎

‎Melalui dialog yang panjang akhirnya nenek Tumang menyetujui permintaan pemdes ulujangang untuk pindah ke tempat yang akan di sediakan nantinya.

‎

‎Pemerintah Desa Ulujangang kecamatan Bontolempangan( Gowa ) dan Dinas Sosial serta instansi terkait diharapkan segera turun langsung melihat kondisi Dg Tumang. Jangan hanya menunggu laporan berulang kali tanpa ada gerakan.

‎

‎Dilihat dari kondisi saat ini yang perlu di perhatikan pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten, agar Sudi kiranya menyiapkan tempat tinggal dan jaminan kesehatan bagi nenek Tumang (73).

‎

‎Pertanyaan ini patut menjadi perhatian bersama. Bukan untuk menuduh atau menyudutkan pihak tertentu, melainkan untuk mendorong agar kondisi warga yang membutuhkan benar-benar diperhatikan dan ditangani secara tepat.

‎Pemerintah hadir bukan hanya untuk masyarakat yang mampu, tetapi juga untuk mereka yang lemah, miskin, dan jauh dari kata layak.

‎

‎Kami berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap penderitaan warganya, besar harapan mereka agar perhatian melalui jaminan kesehatan dan  kebutuhan lainnya di prioritaskan.

‎

‎Semoga kisah Dg Tuman menjadi perhatian bersama dan mendorong langkah konkret dari keluarga, masyarakat, pemerintah desa, serta Dinas Sosial agar ia mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

‎

‎Jangan biarkan seorang manusia kehilangan martabatnya hanya karena kemiskinan dan keterbatasan mental, Setiap warga berhak mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk hidup dengan layak.

‎

‎Reporter:: Dhenkjallo 

‎

Tanggapi Berita Ini