Faktual.net, Gowa, Sulsel– 25 Januari 2026, Para siswa yang sejatinya haus akan sentuhan pendidikan, justru dikhianati oleh para abdi negara PPPK yang seharusnya menjadi panutan di tengah kisruh pendidikan di Kabupaten Gowa.
Dalam beberapa pekan terakhir, awak media melakukan pemantauan ke SD Inpres Ciniayo di Kelurahan Lauwa, didasari oleh adanya keluhan siswa yang kurang mendapatkan pembelajaran dari Guru Agama Islam (PAI) dari Ibu Sabaji, S.Pd.I.
Dari pemantauan awak media, hingga koordinasi dari pihak sekolah yang enggang disebutkan namanya membenarkan akan perihal tersebut.
“Memang betul, Ibu Sabaji, S.Pd.I malas masuk mengajar, itupun kalau datang di sekolah hanya sebentar lalu pergi lagi entah kemana tanpa izin ataupun lainnya,” ungkapnya.
Siswanya menambahkan, “Ini bukan sekadar pelanggaran kedisiplinan, ini pengkhianatan terhadap amanat negara dan masa depan anak-anak kita!”
Setelah melakukan monitoring, awak media melihat langsung bagaimana bangku-bangku di ruang kelas kosong dari sosok Ibu Sabaji, S.Pd.I. Anak-anak dibiarkan belajar sendiri, guru yang semestinya hadir justru tak menampakkan batang hidungnya. Geram Jurnalis Faktual Net Dhenkjallo.
“Kalau bisa, kontrak PPPK Ibu Sabaji, S.Pd.I dikaji ulang. Evaluasi dari temuan ini pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa harus mengambil tindakan tegas dan sikap terhadap oknum guru yang tidak disiplin, coret saja dari daftar pengabdian,” tambahnya.
Ketidakhadiran dan kedisiplinan oknum tersebut bukan hal baru, tapi ironisnya beliau kerap tidak hadir tanpa informasi. Kehadirannya dalam sebulan bisa dihitung jari atau bahkan lebih parah, menitipkan absensi dan membiarkan siswa belajar tanpa arah.
Padahal, dalam visi besar pendidikan nasional, pemerataan kualitas pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi prioritas. Namun apa jadinya jika garda terdepan pendidikan justru lari dari tanggung jawab?
Salah satu warga yang dekat di sekolah membenarkan kisruh yang beredar. Saat diwawancarai, beliau menjelaskan keadaan sekolah dan kehadiran Ibu Sabaji di sekolah memang jarang terlihat datang melaksanakan tugasnya sebagai guru.
Bahkan setiap ditegur oleh kepala sekolah dan guru lain, dia terlihat angkuh dan membantah yang tidak jelas. Ucap warga.
Dan kini, menjadi sorotan tajam kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa agar segera memeriksa oknum Ibu Sabaji, S.Pd.I, dan juga menjadi alarm keras. Jika terus dibiarkan, maka masa depan anak-anak SD Inpres Ciniayo akan dikubur oleh kemalasan para guru yang tak layak disebut pendidik.
Reporter: Dhenkjallo.













