Faktual.Net, Kendari, Sultra– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. Aris Badara, S.Pd., M.Hum., menegaskan bahwa Forum Komunikasi OSIS (FKO) SMA dan SMK se-Kota Kendari harus menjadi wadah konsolidasi dan kolaborasi pelajar dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan digitalisasi.
Penegasan tersebut disampaikan Prof. Aris Badara saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Forum Komunikasi OSIS SMA/SMK se-Kota Kendari periode 2025–2026 yang digelar di kawasan wisata Toronipa, Sabtu (24/1/2026).
Menurutnya, perkembangan teknologi digital merupakan fenomena yang memiliki dua sisi mata pisau, sehingga perlu disikapi secara bijak oleh pelajar melalui program-program yang terarah dan bertanggung jawab.
“Perkembangan digital adalah pisau bermata dua. Bisa memberikan manfaat besar, tetapi juga dapat menjadi ancaman. Karena itu, FKO harus mampu merancang program kerja yang dapat meminimalisasi dampak negatifnya,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara akan menyiapkan sekretariat khusus bagi pengurus FKO sebagai ruang konsolidasi dan diskusi program. Selain itu, FKO Kota Kendari diharapkan dapat menjadi percontohan pembentukan FKO di 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Melalui rapat kerja ini, FKO SMA/SMK se-Kota Kendari diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan pelajar yang progresif, berintegritas, dan siap menjawab tantangan masa depan.
Raker FKO SMA/SMK se-Kota Kendari mengusung tema “Membangun Kolaborasi sebagai Wadah Konsolidasi Ide dan Aksi Nyata Menuju Kepemimpinan Pelajar yang Progresif dan Bertanggung Jawab”. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah dan program kerja pengurus FKO periode 2025–2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Densus 88 Sultra, Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Psikolog asal Australia, para kepala sekolah SMA/SMK se-Kota Kendari, pembina OSIS, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta seluruh perwakilan pengurus FKO se Kota Kendari.
Ketua Panitia Raker, Resky Madina Al Munawarah, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Ia menegaskan bahwa raker ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kolaborasi, menyatukan gagasan, serta mendorong aksi nyata pengurus OSIS.
Melalui FKO, diharapkan terbangun komunikasi yang efektif antarsekolah, meningkatnya kerja sama lintas OSIS, serta lahir berbagai ide dan program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua FKO Kota Kendari, Muhammad Takmirulhaq Jayani, menekankan bahwa rapat kerja merupakan momentum penentuan arah organisasi ke depan. Menurutnya, setiap program yang dirumuskan menjadi tanggung jawab bersama dan harus diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata.
Ia berharap hasil raker tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar menjadi pedoman pelaksanaan program OSIS se-Kota Kendari.
Dalam arahannya, Prof. Aris Badara juga mengingatkan agar hasil raker dapat diimplementasikan secara terukur dan kolaboratif. Ia menekankan pentingnya kejelasan waktu pelaksanaan, output kegiatan, serta kerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk kepolisian dan satuan pendidikan. (Red)







