Example floating
Example floating
Example 728x250
Metropolitan

Wali Kota Tinjau Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam

×

Wali Kota Tinjau Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta-Bagian dari Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Nomor 66 yakni penguatan peran walikota atau bupati dalam penataan kawasan, sekaligus dalam rangka rencana penataan kawasan di wilayah Jakarta Utara, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko melakukan peninjauan ke Rumah Wisata Si Pitung dan Masjid Al Alam, Selasa (03/03/2020).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Suroto, Kepala Suku Dinas Bina Marga Muhammad Najib, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Putut Widya Martata, Kepala Suku Badan Pengelolaan Aset (SBPAD) Jakarta Utara Ratna Diah Kurnia, Camat Cilincing Muhammad Andri, Wakil Dewan Kota Muhammad Rivani, serta Lurah Marunda Een Hermawan.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut finialisasi dokumen dari KSD nomor 66, yang mana salah satu poinnya yakni penguatan peran walikota atau bupati dalam penataan wilayah. Siang ini kita lakukan peninjauan lapangan bersama tim dari Pemkot Jakarta Utara untuk rencana panataan kawasan Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam,” kata Sigit.

Baca Juga :  Pelindo Pastikan Aktivitas Sunda Kelapa Kembali Normal Setelah Genangan Rob

Dengan konsep penataan integrasi, dijelaskannya kawasan ini dapat menigkatkan nilai sejarah sekaligus perekonomian masyarakat. Yang mana kawasan ini tidak hanya terdiri dari bangunan bersejarah Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam saja, namun juga terdapat perkampungan, rumah sasun, hingga pantai publik.

“Akses jalan juga menjadi salah satu prioritas kami. Saya pikir konsep intergrasi ini bisa menjadikan kawasan ini sebagai ruang yang sangat baik dalam membangun interaksi dan kolaborasi dari seluruh warga,” jelasnya.

Pengurus Masjid Al Alam Kusnadi merasa bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap rencana penataan kawasan intergrasi tersebut. Apalagi kawasan ini terdapat bangunan cagar budaya yang kerap didatangi wisatawan baik domestic maupun mancanegara.

“Kami sangat berterimakasi dan bersyukur adanya perhatian pemerintah terhadap kawasan ini. Kami menyambut baik rencana tersebut,”ungkapnya. (Johan/Amin)

Tanggapi Berita Ini