faktual.net, Kendari, Sultra. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Istiqomah Kendari merupakan salah satu madrasah swasta di Kota Kendari yang telah meraih Akreditasi “A” dari Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah.
Keberhasilan MI Al Istiqomah Kendari mendapatkan Akreditasi “A” tidak lepas dari peran H. Rachmad Muqtadir, ST.,MM selaku Kepala Sekolah yang telah memimpin sekolah tersebut.
Dengan mengusung Islamic Full Day School, MI Al Istiqomah Kendari mengintegrasikan pendidikan akademik, pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman serta pengembangan keterampilan abad 21 dalam satu sistem pembelajaran terpadu.
Bagi sekolah dengan Motto “Berilmu, Beramal, Berakhlak” tersebut, capaian Akreditasi”A” merupakan hasil dari konsistensi kolaborasi dan elaborasi madrasah bersama semua tim dalam menjaga mutu pendidikan, tata kelola kelembagaan serta kualitas pendidikan dan tenaga kependidikan.

Kepada media, Rachmad Muqtadir mengatakan bahwa Akreditasi “A” bukanlah tujuan akhir tetapi amanah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Kami berkomitmen melahirkan generasi muslim yang cerdas, berakhlak, mandiri dan siap menghadapi tantangan global tanpa harus kehilangan identitas keislamannya”, ucap pria yang akrab di sapa Pak Kamad tersebut pada Senin, 26 Januari 2026.
Capaian Akreditasi “A” sekolah tersebut juga tidak lepas dari prestasi siswa baik bidang akademik maupun non akademik. Tercatat sejumlah siswa sekolah tersebut pernah meraih juara 1, 2 dan 3 dari berbagai jenis lomba antar madrasah se-Sulawesi Tenggara.
MI Al Istiqomah Kendari juga mengembangkan pembelajaran ekstrakurikuler, mulai dari : berkuda,memanah dan berenang. Tujuannya adalah sebagai wadah pengembangan minat dan bakat siswa dan juga sebagai sarana pembentukan karakter disiplin, keberanian serta sportivitas.
MI Al Istiqomah Kendari menhadirkan 3 program unggulan. Pertama : Sekolah tahfidz dengan penguatan ekstrakurikuler berkuda, memanah dan berenang yang disebut sebagai yang pertama menerapkan di Sultra. Program ini dirancang untuk menyeimbangkan kecerdasan intelktual, spiritual dn fisik peserta didik.
Kedua : Penerapan International Islamic Class Program (IICP) yang menggabungkan kurikulum nasional dengan sejumlah pembelajaran berstandar internasional serta penguatan nilai-nilai Islam. Program ini bertujuan membentuk wawasan global sejak dini sekaligus menanamkan adab dan akhlak islami dalam proses belajar.
Ketiga : Menerapkan pembelajaran digital berbasis coding learning. Inovasi ini dihadirkan untuk melatih pola pikir logis, kreatif, dan problem solving siswa sejak jenjang pendidikan dasar.
“Kami mengajak para orang tua siswa untuk membangun generasi masa depan yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual dan adaptif terhadap perkembangan zaman”, pungkas Pak Kamad.
Untuk informasi lebih lanjut, orang tua yang anaknya akan diikutkan dalam lomba bisa menghubungi Ketua Panitia Pak Mando: 0823 4820 0205 dan Wakil Ketua Ibu Hartian: 0822 9786 8083 atau menghubungi call center 0853 3817 0144 dan 0853 9707 5353.
Reporter : Aco RI















