Example floating
Example floating
BeritaDaerahHeadlinePeristiwa

Terkait Krisis Air Bersih Di Malakaji, Masyarakat Desak Pemerintah Mundur

×

Terkait Krisis Air Bersih Di Malakaji, Masyarakat Desak Pemerintah Mundur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Gowa – Sampai saat ini warga Dusun Daulu, Kelurahan Malakaji, Kecamatan Tompobulu. Masih terkendala terkait air bersih, sampai sekarang belum tuntas, 14/10/2020.

Setelah rapat beberapa kali, terakhir pada tanggal 8/9/2020 di mesjid Daulu yang di hadiri oleh Tripika Kecamatan Tompobulu. Hingga saat ini belum ada penyelesaian.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Di kabarkan setelah beberapa hari selesai rapat sebagian pengelola air bersih sudah mengundurkan diri diantaranya, Sarifuddin Jadi dan Rusli Ilyas. Di karenakan pihak Pemerintah tidak tegas dalam mengambil sikap.

Hasil pantauan Awak media dilokasi, salah satu penyebab utama sehingga masyarakat Daulu tidak bisa menikmati air bersih tersebut dikarenakan, air bersih tersebut digunakan oleh beberapa oknum Pengusaha dan petani untuk mengairi tanamannya.

Baca Juga :  FH Universitas Sawerigading dan DPN PERADI Kembali Lahirkan Calon Advokat Profesional

Salah satu warga Dusun Daulu inisial RB saat di komfirmasi Awak Media di kediamannya mengatakan, seharusnya pihak Pemerintah Kelurahan maupun Pemerintah Kecamatan Tompobulu harusnya tegas dalam menjalankan aturan.

“Terkait pengelolaan air bersih tersebut kan sudah di buatkan aturan dan di dukung oleh Danramil dan Kapolsek Tompobulu, harusnya pihak pemerintah setempat sigap dalam mengambil tindakan”, ucap RB selaku warga setempat.

Ia juga mengatakan bahwa kami warga Daulu sudah kurang lebih Tiga Tahun mengalami krisis air bersih, bahkan untuk mandi dan minum saja sangat sulit.

“Harusnya pihak pemerintah memperhatikan jeritan masyarakatnya, kalau tidak bisa menjalankan tugas sebagai pemimpin maka mundur saja dari jabatan Bapak”, tambah RB.

Reporter : Enhal Abidin Penaklukh

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit