Example floating
Example floating
DaerahPeristiwa

Tak Terpilih Sebagai Anggota DPRD Konawe, Dharma Taewa Tetap Peduli Korban Banjir

×

Tak Terpilih Sebagai Anggota DPRD Konawe, Dharma Taewa Tetap Peduli Korban Banjir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Konawe, Sultra. Dharma Taewa salah satu calon anggota legislatif (caleg dari Partai Amanat Nasional pada pilcaleg 17 April 2019 lalu menunjukkan aksi pedulinya dengan korban bencana banjir yang melanda Konawe khususnya Kecamatan Latoma. Walauun tidak terpilih untuk duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, hal tersebut tidak membuatnya surut untuk tetap mengabdi untuk rakyat.

Di temui oleh faktual.net ada Ahad, 16/6/2019 Dharma Taewa mengatakan bahwa walaupun dirinya belum diizinkan Allah Subhanahu Wata’ala untuk duduk di DPRD Konawe tetapi dirinya akan tetap membantu ketika ada masyarakat yang membutuhkan, diminta atau tanpa diminta sekalipun.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Niatan saya untuk ber DPRD adalah bekerja untuk masyarakat, tetapi belum terwujud. Walaupun belum terwujud, saya masih tetap dapat bekerja untuk masyarakat lewat jalur lain, ya ini salah satunya, dimana banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan disebabkan musibah banjir, maka, saya akan selalu ada untuk mereka”, kata Dharma Taewa.

Suasana Posko Bantuan Untuk Latoma, Nampak Panitia Sedang Mengemas Bantuan Dalam Paket

Dia merinci, untuk wilayah Latoma yang terdampak bencana sebanyak 12 desa terisolir dan 1 kelurahan. Desa dan kelurahan tersebut adalah Desa Ambesaua, Desa Ambekairi Utama, Desa Lalowata, Desa Titiowa, Desa Wowalatoma, Desa Latoma Jaya, Desa Amboniki, Desa Arombu, Desa Napooha, Desa Angonga, Desa Nesowi, Desa Pinole dan Kelurahan Waworaha.

Baca Juga :  Peserta UKW yang Ditetapkan Tersangka Tegaskan Kasus yang Dihadapi Murni Persoalan Keluarga

“Hampir semua desa sudah dibantu, hanya Latoma Tua saja yang paling sulit kami akses, sebab jembatan yang menghubungkan ke desa tersebut terputus akibat banjir, serta jalan yang berlumpur, tetapi kami terus upayakan untuk menembusnya, sebab banyak saudara-saudara kita disana yang membutuhkan bantuan”, tambahnya.

Dharma Taewa menyebutkan bahwa bantuan yang terkumpul berupa bahan makanan pokok, bahan makanan siap saji, obat-obatan, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, selimut dan lain sebagainya adalah 80 % berasal dari keluarga besarnya, 10 % dukungan pemerintah dan 10 % dari donatur yang peduli terhadap musbah tersebut.

“Bantuan ini sebagian besarnya saya kumpulkan dari keluarga, selebihnya adalah dukungan dari pemerintah setempat dan beberapa donatur yang peduli dengan Latoma, intinya adalah semangat kebersamaan dalam membantu para korban banjir”, tutupnya.

Reporter : Gebye Marini

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit