Syarat Ideologi Feminisme, Pelajar & Mahasiswi Kota Bandung Tolak RUU P-KS

77

Faktual.Net, Bandung, Jabar. Penuh kejanggalan dan ambiguitas serta syarat Ideologi Feminisme, Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) ditolak di Kota Bandung oleh para pelajar dan mahasiswi di Kota Bandung. Aksi Tolak RUU P-KS kembali dilakukan untuk yang kedua kalinya di bulan Juli pada Ahad, 14/7/2019 sepanjang Car Free Day (CFD) jalan Dago.

Aksi ini dimotori oleh Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Bandung. Ketua GPP Bandung, Marcia dalam penjelasannya kepada masyarakat mengatakan bahwa makna kekerasan seksual yang terdapat didalam RUU P-KS masih sangat luas sekali, jangan sampai Indonesia menjadi negara yang amoral karena RUU tersebut.

Pendapat lain diungkapkan salah seorang aktivis perempuan, Divia bahwa RUU P-KS syarat ideology feminism (yang mengakomodir LGBT). “Awalnya saya sendiri pun bertanya-tanya kenapa kok ditolak padahal bagus gitu untuk melindungi perempuan dari kekerasan seksual, tidak sedikit orang yang belum paham dan bilang kenapa sih harus ditolak, tapi setelah dikaji lebih dalam ternyata ada kata-kata yang mengandung ambiguitas, yang sebenarnya berpotensi memunculkan masalah baru nantinya”, ungkapnya.

Baca Juga :  Kepala Dinas Pertanian Toli-Toli Hadiri Pelantikan Pengurus UMKM Di Kabupaten Sigi

“Masalah yang akan muncul bukan masalah yang kecil melainkan masalah yang besar, RUU ini juga mengandung kampanye ideologi feminisme. Maka dari itu RUU ini harus di tolak”, tambah Divia.

Kekhawatiran yang sama juga disampaikan oleh Resna, salah seorang aktivis pelajar yang tergabung dalam aksi RUU P-KS tersebut. “Karena tidak rela jika isinya bukan melindungi malah ditunggangi oleh faham yang merugikan fitrah perempuan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dishub Bersama KUPP Gelar Pertemuan Dengan Motores

“Karena sudah membaca beberapa pasal RUU yang secara redaksi sangat rancu dan ambigu, sehingga kemungkinan akan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidal bertanggungjawab” tambah Rani mahasiswa yang tergabung dalam aksi Tolak RUU P-KS.

Untuk menjadi informasi, jalannya aksi  terlihat damai ditengah-tengah riuh pagi Ahad CFD dan juga mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat seperti mengambil gambar, menanyakan langsung kepada peserta terkait isu RUU P-KS.


Red/Andri/Aco RI

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :