Example floating
BeritaDaerahEkobis

Setelah Lalui Proses Ujian Satu Bulan Lebih Sertifikasi Kompetensi Diterima Pelaku UMKM

×

Setelah Lalui Proses Ujian Satu Bulan Lebih Sertifikasi Kompetensi Diterima Pelaku UMKM

Sebarkan artikel ini
📷Ketgam: Walikota Kendari Sulkarnain Kadir serahkan 100 sertifikat kompetensi BNSP kepada pelaku UMKM, didampingi oleh Ketua Kendari Preneur Syarif Maulana.

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kendari yang telah difasilitasi mengikuti ujian sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) oleh Pemerintah Kota Kendari melalui program kegiatan Kendari Preneur, dimintai komitmennya untuk mendampingi 1000 pelaku UMKM baru di Kota Kendari.

Sulkarnain Kadir SE ME, Walikota Kendari, mengungkapkan 100 pelaku UMKM yang telah mendapatkan sertifikasi BNSP kualifikasi nasional, diharapkan bisa menularkan pengetahuan dan konsep yang mereka dapatkan kepada minimal 10 UMKM baru di Kota Kendari, sehingga di tahun 2022, tercapai target 1000 pelaku UMKM yang bertumbuh di Kota Kendari, dimana seluruh pembiayaan dibebankan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari.

“Nanti yang 10 orang ini kita dorong untuk sertifikasi BNSP juga, nanti tahun depan kita siapkan slotnya 400, kalau tahun ini baru 100 tahun depan siapkan 400 mudah-mudahan dengan begitu nanti 100 tambah 400 ada 500, ini murni APBD untuk mendorong teman-teman pelaku UMKM supaya usaha mereka itu terstandar, tidak lagi konvensional, tidak lagi pakai perasaan berbisnisnya, tapi kemudian betul-betul mengikuti prosedur dan tahapan yang ada sehingga mereka bisa mengakses semuanya, mengakses pasar, mengakses permodalan dan mengakses berbagai potensi kerjasama dengan pengusaha-pengusaha nantinya,” jelas Walikota Kendari Sulkarnain Kadir SE MM, di Kendari, Rabu, (22/12/2021), usai menyerahkan 100 sertifikat BNSP kepada pelaku UMKM.

📷Ketgam: Penerima sertifikat kompetensi BNSP dan bantuan jasa desain produk UMKM di Kota Kendari foto bersama Walikota Kendari Sulkarnain Kadir SE ME

Sementara itu, Ketua Kendari Preneur, Syarif Maulana melaporkan, 100 UMKM yang telah menjadi mentor, selanjutnya akan mendampingi 1000 pelaku UMKM, mereka tidak saja dibekali dengan sertifikasi BNSP, namun juga telah dibekali ilmu bimtek bisnis.

Baca Juga :  Dana BOS SDN 2 Bahoea Reko-Reko Disorot, Kepsek Justru Tuduh Wartawan Ingin Memeras

“Dari 100 orang mentor itu kami _challenge_ kami minta komitmen untuk melakukan proses pembinaan 1 mentor mendampingi minimal 10 peserta dampingan UMKM, artinya di tahun 2022 akan lahir 1000 UMKM bertumbuh karena peran mereka,” ungkap Syarif Maulana.

Adapun proses keluarnya pengakuan nasional sertifikasi uji kompetensi BNSP kepada 100 UMKM di Kota Kendari, yaitu melalui fasilitasi program Kendari Preneur, bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Perkoperasian Indonesi (LSPPI) selama tiga hari di Kendari, 29-31 Oktober 2021, dikawal langsung oleh Kepala LSPPI Ir Prijadi Atmadja MBA beserta tim LSPPI, dimana 100 peserta uji kompetensi diseleksi melalui pemberian materi pra sertifikasi secara online selama hampir satu bulan (Oktober 2021), serta dilanjutkan dengan pertemuan offline, dan selanjutnya melewati ujian verifikasi satu persatu pemeriksaan tugas-tugas yang dipastikan harus dikerjakan dengan baik oleh peserta uji kompetensi, hingga akhirnya mendapat pengakuan kompeten, pada bulan Desember 2021, alias satu bulan lebih melalui proses pemeriksaan hasil paska pelaksanaan ujian tatap muka.

Sepanjang tahun 2021, Kendari Preneur juga telah merangkai sejumlah aktivitas terkait UMKM yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Kota Kendari. Kegiatan tersebut antara lain pelatihan _go modern, go digital, go online go global_ , diikuti oleh 360 UMKM terdiri dari 8 Batch, dengan menghadirkan narasumber nasional, yang bertujuan untuk mencetak kualitas mentor dan UMKM yang mumpuni dan bertumbuh pesat.

Pada kesempatan penerimaan sertifikat uji kompetensi BNSP, juga diberikan bantuan jasa desain produk, oleh Walikota Kendari Sulkarnain Kadir SE ME bagi pelaku UMKM di Kota Kendari.(RED).

Tanggapi Berita Ini