Sambut Dua Periode, AMAN Butuh Koalisi Partai Yang Searah

38

Faktual. Net, Tidore.  Melihat dinamika politik yang berkembang di Kota Tidore Kepulauan dan mulai hangat diperbincangkan terkait dengan kontestasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada tahun 2020 mendatang.

Muhammad Sinen Wakil Walikota Kota Tidore Kepulauan mengatakan dirinya bersama Ali Ibrahim Walikota Kota Tikep yang dijargonkan dengan pasangan AMAN itu akan merubah pola kepemimpinan yang dirasakan masih kurang pada periode sebelumnya, untuk itu dia berharap pada periode berikut bisa mendapat dukungan dari partai politik lainnya yang searah dalam berpikir maupun bertindak untuk memajukan Kota Tidore Kepulauan.

“Kemajuan daerah ini tidak hanya terletak pada Walikota dan Wakil, melainkan menjadi tanggungjawab semua elemen terutama partai politik, untuk itu menuju Aman Dua Periode kami membutuhkan pemain yang baik dan searah dalam memajukan Kota ini, saya tidak mau bergabung dengan partai politik yang tidak mengedepankan kepentingan Rakyat, sehingga lebih pada kepentingan golongan dan individu” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, (9/7/19).

Lebih lanjut, lelaki yang juga merupakan Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku Utara itu optimis jika pada tahun 2020 nanti, dirinya bersama dengan Ali Ibrahim sudah tentu akan mendapatkan rekomendasi dari partai asuhan Megawati Soekarno Putri yakni PDIP, hal itu dikarenakan selain dirinya sebagai pimpinan PDIP Provinsi Maluku Utara, Ali Ibrahim juga merupakan kader partai, sehingga PDIP tidak akan berpaling ke yang lain, sebab yang diprioritaskan PDIP adalah Kader Partai.

Olehnya itu, jika Partai-Partai lain berkeinginan untuk membangun kerjasama dengan pasangan AMAN yang tentu sudah berpeluang memiliki satu tiket menuju kontestasi politik 2020, maka kepentingan rakyat yang harus diprioritaskan. namun jika partai-partai politik lainnya menyiapkan figur lain, Muhammad Sinen mengajak agar pada pertarungan Pilwako 2020 dapat bersaing secara sehat, sehingga masyarakat tidak kena imbas negatif dari politik itu sendiri.

“Jika Partai lain masih mempercayai kami kemudian mereka memberikan rekomendasi, maka saya dengan pak wali mengucapkan alhamdulilah, namun jika tidak maka yang diharapkan kita bisa bertarung secara sehat, dan yang terpenting siapapun yang akan keluar sebagai pemenang maka itulah pemimpin Kota Tidore Kepulauan yang harus diakui secara bersama,” tambahnya.

Reporter : Aswan Samsudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :