oleh

Salurkan BLT DD, Kades Madongka Imbau Warganya Patuhi Instruksi Pemda Buteng

-Berita, Daerah-142 views

Faktual.Net, Buton Tengah, Sultra – Pemerintah Desa (Pemdes) Madongka, Kecamatan Lakudo, sukses menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama yang bertempat di pelataran kantor desa, sebesar Rp. 600.000,- (Enam ratus ribu rupiah) tiap Kepala Keluarga (KK), Kamis, (21/5/2020).

Proses penyaluran BLT DD dikoordinir langsung oleh Kepala Desa (Kades) Madongka, Haryanto, S.Sos yang dibantu oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Muhammad Awaluddin, SH., MH bersama para perangkat lainnya. Tercatat ada 217 KK penerima manfaat yang tersebar di enam dusun, namun karena ada satu KK yang sebelumnya telah menerima bantuan PKH sehingga hanya 216 KK yang resmi menerima BLT DD.

Pada kesempatan itu, Kades mengimbau agar seluruh warga Madongka mematuhi instruksi yang dikeluarkan oleh Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), mengenai ketentuan pelaksanaan ibadah hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah di masa pandemi Covid-19.

Selain pihak Pemdes, kegiatan itu dihadiri salah satu anggota DPRD Kabupaten Buton Tengah Syarifuddin, SH. Legislator besutan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini ikut memantau proses penyaluran agar tepat sasaran sesuai dengan daftar nama calon penerima.

Anggota DPRD Kabupaten Buton Tengah Syarifudin, SH (Baju batik biru) saat memantau proses penyaluran BLT DD di Desa Madongka.

Tak hanya itu, kegiatan penyaluran BLT DD tersebut juga dikawal ketat oleh Bhabinkamtibmas Desa Madongka Bripka Armin. A dan Babinsa Sertu TNI Edi Sabara.

Baca Juga :  Takut Diperiksa Swab, Satu Klautser Beresiko Di Butur Larikan Diri

Kades Madongka Haryanto, S.Sos mengungkapkan, para penerima BLT terdiri dari warga kurang mampu yang selama ini belum pernah tersentuh oleh bantuan-bantuan lainnya.

Selain itu, ia juga mengedukasi para penerima BLT DD tentang ketentuan pelaksanaan ibadah hari raya Idul Fitri yang merujuk dari instruksi Pemda Buteng.

“Berdasarkan surat edaran dari pak Bupati, karena Buton Tengah masuk kategori zona merah maka untuk shalat Idul Fitri kita laksanakan di rumah masing-masing, masyarakat juga tadi sudah mendengar dan saya kira mereka juga memaklumi itu,” ucap Haryanto.

Kades Madongka, Haryanto, S.Sos (Kedua dari kiri) bersama salah satu warga, Bhabinkamtibmas Bripka Armin. A (Ujung kiri) dan Babinsa Sertu TNI Edi Sabara (Ujung kanan).

Mantan aktivis dan pemerhati Desa Madongka ini juga menuturkan, tujuan pemerintah menyalurkan BLT DD adalah untuk membantu meringankan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak Covid-19.

Baca Juga :  Permudah Diagnosa Covid-19, Pemkot Tikep Bakal Sediakan Alat PCR

“Kami berharap, BLT DD ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya, jangan dimanfaatkan untuk membeli pakaian, apalagi ini menjelang lebaran Idul Fitri,” tuturnya.

Ditegaskannya, proses penyaluran BLT DD di Desa Madongka tetap mengacu pada protap protokoler kesehatan. Hal itu dilakukannya agar masyarakat dapat terhindar dari penularan wabah virus Corona.

“Jangan hanya fokus pada menerima bantuan, tapi kita juga harus fokus bagaimana untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kita harus tetap memakai masker dan menjaga jarak bila berada di keramaian, kalau tidak ada urusan penting maka masyarakat sebaiknya di rumah saja,” pungkasnya.

Kades Madongka, Haryanto, S.Sos (Kemeja putih) saat menyerahkan BLT DD di rumah salah satu lansia.

Untuk memastikan BLT DD tersalur dengan baik dan tepat sasaran, pada sesi terakhir kegiatan penyaluran, Kades Madongka bersama perangkatnya berinisiatif mengunjungi rumah calon penerima yang telah berusia lanjut maupun yang berhalangan hadir di kantor desa.

Untuk diketahui, BLT DD tahap dua di Desa Madongka rencananya akan disalurkan usai lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah.

Reporter: Anto Buteng

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :