Example floating
Example floating
Headline

Heboh! Istri Ombas Diduga Maki Bupati Gowa “Husniah Talenrang” Lewat Telepon Setelah Hubungan Gelap Terbongkar

×

Heboh! Istri Ombas Diduga Maki Bupati Gowa “Husniah Talenrang” Lewat Telepon Setelah Hubungan Gelap Terbongkar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Gowa, Sulawesi Selatan – Dugaan hubungan terlarang antara Bupati Gowa, Husniah Talenrang, dengan seorang konsultan politik bernama Basri Kajang alias Ombas terus menjadi sorotan. Isu yang sebelumnya hanya beredar di lingkaran terbatas kini mulai terbuka ke publik setelah sejumlah sumber internal Rumah Jabatan (Rujab) Bupati angkat bicara.

Salah satu mantan pegawai Rumah Jabatan berinisial NRL mengaku bahwa hubungan tersebut bukan sekadar isu liar, melainkan telah lama menjadi pembicaraan di kalangan internal Rujab.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Awalnya kami semua di rujab tidak percaya. Tapi setelah fakta-fakta mulai terlihat, semua anak-anak di rujab kaget. Hubungan ibu dengan Ombas diduga sudah berlangsung sejak tahun 2021 hingga sekarang,” ungkap NRL saat ditemui di salah satu asrama di Kota Makassar.

Keterangan Foto : Bupati Gowa bersama Ombas sementara makan di salah satu rumah makan

NRL menyebutkan bahwa hubungan tersebut bahkan sempat memicu konflik rumah tangga di pihak Ombas. Istri Ombas yang diketahui bernama Sofi disebut pernah meluapkan kemarahannya secara langsung kepada Bupati melalui sambungan telepon.
“Pernah ibu HT dimaki-maki oleh Kak Sofi setelah hubungan itu ketahuan. Waktu itu lewat telepon seluler milik salah satu pegawai rujab yang saat itu masih menjabat sebagai sopir pribadi,” katanya.

Tak hanya itu, NRL juga mengungkapkan bahwa Bupati kerap keluar dari Rumah Jabatan secara diam-diam untuk menemui Ombas tanpa didampingi ajudan pribadi maupun pengawal.

“Ibu sering keluar diam-diam tanpa aspri dan pengawal. Setelah isu ini makin ramai, sempat juga terjadi insiden penggerebekan di rujab sebelum para ADC ditarik,” ujarnya.

Dalam insiden tersebut, situasi di Rumah Jabatan disebut sempat memanas. Ombas diduga berhasil meloloskan diri sebelum ditemukan oleh pihak yang melakukan penggerebekan.

“Suasana waktu itu tegang. Ombas diduga berhasil kabur. Yang ditemukan hanya Beta Cammo dan Kepala Lingkungan Manggalli, sehingga merekalah yang sempat menjadi sasaran kemarahan,” tambahnya.

Baca Juga :  Nobody Loves Kay Sukses Bikin Suasana Mengharu Biru di Gala Premiere : Menggambarkan Nyata Perjuangan Mewujudkan Mimpi yang Kerap Diremehkan

Mencuatnya dugaan skandal ini langsung menuai reaksi keras dari sejumlah tokoh masyarakat dan mantan Calon Bupati Kabupaten Gowa. Salah satunya datang dari tokoh politik senior Gowa, Syarifuddin T.

Menurutnya, jika dugaan tersebut benar, maka peristiwa ini bukan sekadar persoalan moral pribadi, tetapi telah menyentuh harga diri masyarakat Gowa yang sangat menjunjung tinggi nilai Siri’ na Pacce.

“Dalam budaya Makassar, Siri’ na Pacce adalah harga diri. Ketika seorang pemimpin daerah diduga melakukan perbuatan yang mencederai kehormatan, maka itu sama saja dengan mencoreng marwah daerah yang dipimpinnya,” tegasnya Syarifuddin T.

Ia menilai, masyarakat Gowa berhak mengetahui kebenaran dari isu yang berkembang karena pemimpin daerah merupakan simbol kehormatan daerah.

“Ini bukan lagi sekadar urusan pribadi. Ini sudah menyangkut martabat daerah. Gowa punya sejarah panjang, punya adat, punya nilai Siri’ na Pacce yang dijaga turun-temurun. Kalau pemimpinnya sendiri membuat skandal, tentu ini sangat memalukan,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa seorang pemimpin seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat, bukan justru menjadi sumber polemik yang mencederai kepercayaan publik.

“Kalau benar terjadi, ini bukan hanya mencoreng nama pribadi, tapi juga mencoreng kehormatan Kabupaten Gowa. Seorang pemimpin harus mampu menjaga moralitas dan etika, karena rakyat melihat dan menilai,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bupati Gowa maupun pihak yang disebutkan dalam dugaan hubungan tersebut tidak merespon saat di komfirmasi. Upaya konfirmasi dari Faktual.net masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan berimbang atas isu yang berkembang.

Masyarakat di Kabupaten Gowa mulai mempertanyakan integritas moral pemimpinnya. Di tengah budaya Siri’ na Pacce yang sangat menjunjung tinggi kehormatan, dugaan skandal ini dinilai berpotensi menjadi luka sosial yang sulit diterima masyarakat apabila tidak segera dijelaskan secara terbuka.

Reporter : Saenal Abidin

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit