Example floating
Example floating
BeritaNasional

Relawan Ning Lia Gelar Penyemprotan di Tapal Batas Kota Surabaya

×

Relawan Ning Lia Gelar Penyemprotan di Tapal Batas Kota Surabaya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Surabaya, Jatim – Sejumlah tim relawan Ning Lia mengadakan penyemprotan disinfektan dan fogging di kawasan Sememi, Kecamatan Benowo, serta di Babat Jerawat, Kecamatan Pakal dan sekitarnya.

Ditinjau dari letak geografisnya, area tersebut persis berada di tapal batas Kota Surabaya. Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Sebelum dilakukan penyemprotan, sejumlah perlengkapan dan peralatan termasuk disinfektan maupun Alat Pelindung Diri (APD) tampak telah dipersiapkan dengan baik.

Pose bersama usai kegiatan penyemprotan

Diketahui, kawasan Pakal, Benowo, dan sekitarnya merupakan 1 dari 19 titik pintu masuk Kota Surabaya yang berada di sisi barat. Pada titik ini Pemkot Surabaya melakukan imbauan sterilisai membatasi ruang gerak masuk ke Kota Pahlawan tersebut. Hal ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus Corona.

Hal tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

“Tidak hanya disinfektan, kami juga melakukan penyemprotan fogging nyamuk DB (demam berdarah), karena melihat di kawasan ini masih banyak terdapat genangan air bekas sawah atau tegalan, atau pun kaplingan tanah bakal didirikan sebuah rumah namun dibiarkan lembab,” kata Koordinator Relawan Suroboyo Ceria, Gus Dar yang memimpin langsung kegiatan penyemprotan, Rabu (15/4/2020).

Diungkapkannya, kandang para peternak ayam yang kurang terawat berpotensi menimbulkan penyakit demam berdarah.

Atas nama seluruh warga, Ketua RT 4 Sememi Rejo, Sarjono menyampaikan terima kasih atas giat relawan Ning Lia dari Suroboyo Ceria tersebut.

“Terima kasih atas penyemprotan ini untuk mencegah penyebaran virus corona di kampung kami. Semoga wabah virus ini juga bisa sirna dari Surabaya, khususnya dan Indonesia, yang semua rakyatnya cemas karena terserang virus corona yang kabarnya sangat berbahaya,” tuturnya.

Sarjono juga berterima kasih kepada Ibu Lia Istifhama bersama tim atas kegiatan penyemprotan yang diadakan di Desanya. Ia juga menilai, kegiatan tersebut merupakan salah satu darma bhakti kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama

“Alhamdulillah warga kami sejauh ini tidak ada yang kena covid-19, semuanya sehat-sehat saja. Hanya saja kami juga merasakan dampak ekonomi, karena banyak yang dirumahkan gara-gara virus corona,” ungkap Sarjono.

Sementara itu, ibu-ibu maupun warga di Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal sangat antusias menyambut kedatangan tim relawan Suroboyo Ceria untuk melakukan penyemprotan disinfektan dan fogging.

“Kami senang sekali, bagus, supaya tidak ada yang kena virus corona dan tidak ada yang kena demam berdarah,” kata Yatima yang juga merupakan anggota Fatayat NU.

“Sebelumnya tidak ada penyemprotan nyamuk demam berdarah di wilayah kampung kami. Kalau penyemprotan disinfektan, sudah beberapa kali dilakukan oleh relawan Ning Lia maupun Suroboyo Ceria.

Yayak selaku Korcam relawan Suroboyo Ceria, wilayah Benowo, Didik, dan wilayah Pakal menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus dan tokoh warga Sememi-Benowo dan warga Babat Jerawat-Pakal, yang telah bersedia menerima kegiatan penyemprotan.

Sementara itu, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia dalam sambutan tertulisnya mengatakan bahwa, apa yang menjadi kebijakan pemerintah harus dipatuhi dan hormati bersama.

Menurutnya, dalam menghadapi wabah Covid-19 ini warga tidak perlu panik namun harus selalu waspada sesuai protokol yang telah ditetapkan pemerintah.

“Harapan dan doa saya, tentu sama dengan semua warga Surabaya, yaitu tetap sehat dan tidak sakit. Pesan saya, kalau ada tetangga yang sakit, jangan lantas dituduh kena virus corona, tapi segera lah bawa ke Puskesmas terdekat atau ke rumah sakit. Agar kita semua secara psikologis menjadi tenang dan tidak panik soal wabah virus corona,” tutup Lia.

Yok/Ari

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit